SuaraSumut.id - Seribuan lebih mahasiswa di Kabupaten Bireun Provinsi Aceh turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi menolak Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) yang disahkan pada Senin (5/10/2020).
Aksi tersebut dilaksanakan di depan pintu gerbang Gedung DPRK Bireun pada Senin (12/10/2020) Oktober 2020.
Dalam waktu yang bersamaan, pemkab bersama DPRK Bireun sedang menggelar Rapat Paripurna yang bertepatan dengan HUT Bireuen ke 21.
Sementara itu, dari pantauan Modusaceh.co-jaringan Suara.com, suasana di luar ruangan semakin memanas. Massa aksi sempat membakar ban bekas serta keranda yang ditempel foto Puan Maharani. Mereka menilai Puan sudah mati dan perlu dibakar.
"Puan sudah mati, untuk apa lagi bakar saja,' pekik seorang orator di atas mobil bak terbuka.
Aksi itu juga sempat ricuh antara pendemo dengan aparat kepolisian. Lantaran massa aksi ingin mendobrak pintu gerbang Gedung DPRK Bireuen. Namun dilarang aparat polisi.
Massa yang berada di barisan belakang melemparkan botol air mineral ke arah polisi. Namun aksi itu tidak lama dan bisa diredam polisi serta pendemo lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun