SuaraSumut.id - Ariska Apandi alias Giok yang masih berumur 25 tahun kini mendekam di tahanan Polres Aceh Tengah. Dia terbukti melakukan pembunuhan terhadap mantan istrinya Sawari yang dihabisi nyawanya pada 28 Desember 2018 silam.
Jasad Sawari ditemukan di semak-semak pemukiman warga Ise-ise kawasan Aceh Tengah dan sudah berupa tulang belulang pada Kamis (15/10/2020).
Menurut pengakuan Ariska, motif pembunuhan yang dilakukannya lantaran sakit hati dengan orang tua korban yang merupakan bekas mertuanya.
"Saya sakit hati kepada keluarga mantan istri saya itu, karena itu kami bercerai. Kemudian kami bertemu lagi akhir tahun 2018 setelah bercerai selama satu tahun, dan mantan saya minta ikut saya," katanya seperti dilansir Portalsatu.com-jaringan Suara.com pada Kamis (15/10/2020).
Namun, Ariska membawa mantan istrinya dan kemudian menghabisi nyawa korban dengan sebilah pisau. Tak hanya itu, dia juga menjual motor korban usai melakukan aksi kejinya.
"Saya bawa dia ke lokasi ini, dan sebelum saya bunuh, saya sudah merencanakanya dengan membeli pisau. Setelah saya bunuh, jasadnya saya buang ke semak anak sungai ini, dan sepeda motor jenis Supra X 125 miliknya saya jual dengan harga Rp 7 juta kepada warga Takegon," katanya.
Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan Warga Desa Badak Kecamatan Dabun Gelang Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh yang hilang selama dua tahun akhirnya ditemukan petugas.
Gadis berusia 17 tahun bernama Sawari ditemukan sudah meninggal dalam kondisi mengenaskan. Pasalnya, mayat korban sudah menjadi tulang belulang.
Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustamam mengatakan, Sawari ternyata korban pembunuhan mantan suaminya, Ariska Apandi alias Gok (25) Warga Desa Kute Baru, Kecamatan Lingge Kabupaten Aceh Tenggah.
Baca Juga: 2 Tahun Hilang, Jasad Sawari Ditemukan Sudah Jadi Tengkorak di Semak-Semak
Sawari dibunuh Ariska menjelang pergantian tahun 2018 dan jasadnya dibuang di semak-semak dekat permukiman di Kabupaten Aceh Tengah.
"Kasus pembunuhan ini terjadi hari Jumat tanggal 28 Desember 2018 silam, saat itu posisi antaran korban dan tersangka sudah pisah, dan masih berkomunikasi," kata Carlie seperti dilansir Portalsatu.com-jaringan Suara.com pada Kamis (15/10/2020).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gayo Lues Iptu Irwansyah, mengemukakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan orang tua korban atas nama Ridwan warga desa Badak pada Juli tahun 2020. Mendapat laporan tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi.
"Dari beberapa saksi yang kita periksa, tersangkanya mengarah kepada mantan suami korban, sehingga kita datangi dia di kediamannya di Aceh Tengah, dan kita lakukan pemeriksaan. Setelah satu jam diperiksa, akhirnya ia mengaku telah membunuh mantan istrinya, dan jasadnya dibuang ke semak-semak di dekat pemukiman Ise-Ise, tepatnya sebelah kiri jalan dari arah Gayo Lues menuju Aceh Tengah," ungkapnya.
Mendapat informasi tersebut, tim yang langsung dipimpin Kapolres Gayo Lues langsung menuju ke lokasi dan menemukan tengkorak korban serta beberapa bagian tulang yang sudah tidak utuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC