SuaraSumut.id - Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, ASE (42) terkonfirmasi positif COVID-19. Ia diduga pernah kontak dengan pasien positif sebelumnya.
"Benar, beliau tadi saya hubungi dan terkonfirmasi positif Covid-19," kata Humas Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Warman P dilansir dari Antara, Jumat (16/10/2020).
Ia meminta doa agar Ketua Pengadilan Negeri ASE cepat pulih kembali.
"Mohon doa dan dukungannya agar bapak cepat pulih kembali," ujarnya.
Terkait aktivitas pelayanan di Pengadilan Negeri Pasaman Barat, pihaknya baru memutuskan hari ini.
Sebelumnya, aktivitas pelayanan di kantor itu ditutup pada 12-16 Oktober 2020, karena ada pegawai yang positif virus Corona.
"Apakah penutupan pelayanan akan diperpanjang atau tidak belum diputuskan. Besok (hari ini) dipastikan," katanya.
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 Pasaman Barat, Gina Alecia mengatakan, berdasarkan hasil Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dari hasil tes usap di Rumah Sakit Ibnu Sina Simpang Empat pada 10 Agustus 2020, didapatkan hasil satu orang terkonfirmasi positif COVID-19 inisial ASE (42).
"Pasien diduga berkontak dengan pasien positif sebelumnya," cetusnya.
Baca Juga: Selidiki Penanganan Pandemi, Polisi Grebek Rumah Sejumlah Pejabat Prancis
Pasien direncanakan akan diperiksa lebih lanjut ke RSUD, dan akan diisolasi pada Diklat BPSDM Talu Kecamatan Talamau.
Saat ini pihakya melaksanakan proses pelacakan atau tracing dan testing untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Pasaman Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit