- Komplotan pencuri mencuri kabel kapal kargo MV Wan Hai 101 di Dermaga Belawan pada Selasa dini hari.
- Petugas mengidentifikasi tiga terduga pelaku dan mengamankan seorang penadah berinisial W beserta barang bukti kabel tembaga.
- Pihak agen telah mengganti kabel yang hilang sehingga kegiatan operasional kapal tetap berjalan aman dan terkendali.
SuaraSumut.id - Komplotan diduga rayap besi mencuri kabel reefer milik kapal kargo MV Wan Hai 101 yang sedang bersandar di Dermaga B BNCT Belawan.
Atas kejadian pencurian kabel itu, Quick Response Team (QRT) Kodaeral I bersama tim pengamanan BNCT Belawan, bergerak mencari pelaku, Selasa (8/9/2026).
Kadispen Kodaeral I, Kolonel Wahyu Kurniawan, menjelaskan pencurian diketahui Selasa dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku diduga memanfaatkan situasi saat petugas jaga kapal atau waker lengah.
"Tak ingin terpantau patroli darat, para pelaku diduga menggunakan perahu motor dan mendekati lambung kapal dari arah laut," katanya, Rabu (9/9/2026).
Dari hasil penyelidikan, petugas mengidentifikasi tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Mereka masing-masing berinisial B (36), I (29), dan M (36), yang diketahui berasal dari kawasan Kampung Nelayan Seberang.
"Namun, ketiganya masih dalam pencarian dan upaya penindakan lebih lanjut," kata Kolonel Wahyu.
Ia menjelaskan pihaknya kemudian melakukan pengembangan dan menemukan seorang penadah berinisial W. Dari tangan W, petugas mengamankan barang bukti berupa kabel berbahan tembaga yang telah dipotong dan dibakar.
"Kabel tersebut diduga merupakan hasil pencurian dari kapal kargo tersebut," ungkap Kolonel Wahyu.
Sementara, pihak agen PT BBN telah mengganti seluruh material kabel yang hilang. Dengan demikian, kondisi kapal dan kegiatan operasional di kawasan BNCT tetap berjalan aman dan terkendali.
Wahyu mengatakan pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan aktivitas pelayaran serta fasilitas pelabuhan, khususnya di wilayah perairan Belawan.
Kodaeral I juga akan memperkuat patroli sisi laut (sea patrol) di alur pelayaran Belawan, terutama pada jam-jam yang dinilai rawan.
Selain itu, koordinasi dengan KSOP Utama Belawan dan pihak terkait akan diperkuat untuk mengevaluasi penerapan serta kepatuhan terhadap International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code.
"Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah aksi pencurian kembali terjadi di kawasan pelabuhan dan perairan Belawan," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam
-
Teror di Selat Hormuz Berlanjut, Kapal Dagang Disambar Proyektil Misterius
-
Viral Pencurian Pagar Besi Kampung Melayu, Polisi Ringkus Satu Pelaku
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Keselamatan Pelayaran Jadi Fokus, BKI Gelar Sosialisasi di Samarinda
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
Terkini
-
Imigrasi Sumut Dorong Pencegahan PMI Nonprosedural Lewat 171 Desa Binaan-53 Pimpasa
-
Prabowo Dorong Masyarakat Punya Rekening, BRI Siap Perkuat Inklusi Keuangan Nasional
-
Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Medan Tak Diketahui Keberadaannya Sejak 2010
-
Komplotan Rayap Besi Curi Kabel Kapal Kargo di Belawan
-
BRI Multiguna Pre-Approved: Solusi Dana untuk Berbagai Kebutuhan