SuaraSumut.id - Penggemar klub sepakbola zionis Yahudi disebut menunggah lagu-lagu berisi kata-kata hinaan terhadap Nabi Muhammad SAW ke YouTube.
Informasi tersebut diungkapkan oleh anggota parlemen Israel (Knesset) dari Arab, Ayman Odeh.
"Penggemar klub sepak bola Beitar Jerusalem baru-baru ini mengupload lagu-lagu yang menghina Nabi Muhammad ke YouTube,” kata Odeh dikutip dari Seuramoeaceh.com - jaringan Suara.com, Kamis (29/10/20).
Lagu-lagu itu mulai mendapatkan popularitas seiring meningkatnya Islamofobia di dunia.
Ia mendesak raksasa internet Google untuk menghapus lagu-lagu berisi serangan dan hinaan tersebut di Youtube.
Lagu itu muncul bersamaan dengan publikasi gambar dan kartun Nabi Muhammad SAW yang telah memicu kemarahan umat di seluruh dunia Islam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pengamat Nilai Fatwa Muhammadiyah Soal Kripto Perjelas Batas Halal Investasi Digital
-
Bandara Kualanamu Siap Layani Angkutan Lebaran 2026, Proyeksi 443 Ribu Penumpang
-
Punya Mobil Baru Lebih Mudah, BRI KKB Hadir dengan DP Mulai 10% dan Bunga Kompetitif
-
Rayakan Semangat Tahun Kuda Api, Bank Rakyat Indonesia Hadirkan BRI Imlek Prosperity 2026 di 3 Kota
-
Selebgram di Medan Ditangkap Polisi Kasus Narkoba