SuaraSumut.id - Personel Satuan Reserse dan Kriminal Polres Nagan Raya Aceh dibantu personel Polsek Pangkalan Susu Provinsi Sumatera Utara, menangkap tiga pelaku diduga komplotan perampok terhadap Suryanto (43), seorang pengusaha kelapa sawit di Desa Suka Raja, Kecamatan Darul Makmur, yang terjadi pada Jumat (25/9) lalu.
Pelaku yang berhasil ditangkap tersebut yakni Heri Agustian (43) warga Desa Puraka Satu, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.
Kemudian Sulaiman (36) warga Desa Suka Raja, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya serta Dicky Syahputra (34) warga Desa Alur Dua, Kecamatan Sei Lapan, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.
“Tiga pelaku yang sudah kami tetapkan sebagai tersangka ini berhasil kami tangkap di tiga lokasi terpisah di Provinsi Sumatera Utara, setelah dilakukan pengembangan,” kata Kapolres Nagan Raya, Aceh, AKBP Risno SIK diwakili Kasat Reskrim AKP Fadilah Aditya Pratama dalam keterangan pers di Suka Makmue, sebagaimana dilansir Antara, Minggu (1/11/2020).
Menurutnya, ketiga pelaku ditangkap dalam serangkaian operasi penangkapan yang dilakukan sejak Kamis hingga Sabtu (29-31/10/2020) di Provinsi Sumatera Utara. Setelah berhasil meringkus ketiga pelaku kemudian polisi membawa ketiganya ke Kabupaten Nagan Raya, Aceh, guna dilakukan pemeriksaan.
Selain menangkap pelaku, polisi juga berhasil menemukan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Beat warna hitam Nopol BL 3250 VW, yang disimpan pelaku di sebuah bangunan di Gang Dodol, Desa Alu Dua, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Polisi juga masih mencari bukti lainnya berupa satu unit kendaraan roda empat jenis Toyota Reborn yang berhasil dibawa pelaku saat melakukan aksi kejahatan pada Jumat (25/9) lalu di Kabupaten Nagan Raya, Aceh.
Ia juga menjelaskan, ketiga tersangka tersebut diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan ancaman kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 Ayat (1) dan Ayat (2) Huruf ke-1e, Huruf ke-2e dan 3e KUHPidana dengan ancaman pidana di atas lima tahun.
“Kami masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini, semoga semua pihak yang terlibat secepatnya dapat kami tangkap,” kata AKP Fadillah Aditya Pratama menegaskan.
Baca Juga: Todong Pegawai Hotel Tangerang Pakai Airsoft Gun, SD Ngaku Gangguan Jiwa
Seperti diberitakan, satu keluarga di Desa Suka Raja, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Jumat dini hari diduga menjadi korban perampokan dengan kekerasan.
Sebelum menguras sejumlah harta benda korban milik Suryanto yang merupakan seorang pengusaha kelapa sawit di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pelaku sempat mengikat satu keluarga terdiri ayah, ibu serta sejumlah anak korban.
Berita Terkait
-
Todong Pegawai Hotel Tangerang Pakai Airsoft Gun, SD Ngaku Gangguan Jiwa
-
Sekap Sekeluarga dan Rampok, 2 Pelaku Ditangkap Polisi
-
Tujuh Rumah di Cianjur Dirampok dalam Semalam
-
Rampok Minimarket Tempatnya Bekerja di Bogor, Imron Kecanduan Judi Online
-
3 Tersangka Penambang Emas Ilegal di Nagan Raya Terancam 10 Tahun Penjara
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kualanamu Perluas Konektivitas melalui Rute Baru Wings Air ke Mandailing Natal
-
Anak Anggota DPRD Medan Ikut Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan, Belum Ditahan
-
Sekdis Labuhanbatu Ditangkap Kasus Dugaan Penipuan, Modus Proyek Fiktif
-
2 SPPG di Simeulue Aceh Berhenti Beroperasi
-
Hujan di Simalungun Bikin Motor Terseret Arus, Ratusan Rumah Kebanjiran