SuaraSumut.id - Selama berpuluh-puluh tahun tak ada renovasi, Terminal Amplas Medan akhirnya mendapat perhatian dari pemerintah pusat.
Pada Minggu (8/11/2020), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan groundbreaking pembangunan revitalisasi Terminal Amplas Medan untuk merealisasikan fasilitas Terminal Type A.
Revitalisasi Terminal Amplas Medan menelan biaya Rp 45 miliar, yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Target pembangunan sendiri selama tiga tahun. Nantinya terminal ini akan memiliki fasilitas yang modern bertaraf Internasional.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan Terminal Amplas adalah upaya pemerintah pusat untuk mendorong kota metropolitan dalam menyediakan pengangkutan massal untuk menekan kemacetan.
"Saya tahu persis bahwa Terminal Amplas ini memang terminal yang sangat penting. Jadi saya setuju dengan lirikan mata pak gubernur Sumut itu, kita majukan pak," kata Budi Karya Sumadi.
Sumatera Utara dan Kota Medan, Kata Budi, merupakan provinsi dan kota dengan potensi yang luar biasa. Sehingga pemerintah sesuai arahan Presiden Joko Widodo akan terus melakukan pembangunan.
"Esensi dari apa yang kita lakukan hari ini adalah bagaimana kota metropolitan Medan ini punya angkutan massal yang masif, yang bagus dan signifikan," ujarnya.
Menhub mencontohkan Ibu Kota DKI Jakarta dengan penduduk lima kali lebih banyak dari Kota Medan, angkutan massal yang ada saat ini mencapai lebih kuran 1,2 juta angkutan.
Baca Juga: Ditanya soal Kesejahteraan di Medan, Akhyar-Salman Singgung Omnibus Law
Sehingga, lanjut Menhub, pembangunan Terminal Amplas harus dilaksanakan sesuai target yang direncanakan.
Ia berharap, akhir tahun 2021 terjadi lompatan angkutan massal di kota-kota besar di Indonesia.
"Tadi di Sumut saya tanya Kreta Api masih 6 ribu, dan bus mungkin masih 10 ribu. Jadi persiapan angkutan massal itu harus kita lakukan dari sekarang. Terminal Amplas ini fungsional dan penting," ungkap Menhub.
Ia berharap semua stakeholder dapat mendukung pembangunan dan pembenahan Terminal Amplas.
Selain peletakan batu pertama pembangunan Terminal Amplas, dilakukan peluncuran transportasi massal berbasis By The Service (BTS).
Sebanyak 5 koridor akan dibangun untuk menunjang pelayanan penggunaan angkutan massal itu, yakni mulai dari koridor Pinang Baris-Lapangan Merdeka, Belawan-Lapangan Merdeka, Tembung- Lapangan Merdeka, Amplas-Lapangan Merdeka dan Medan Tuntungan-Lapangan Merdeka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Enam Daerah di Sumut Dilanda Banjir
-
Pemprov Sumut Siapkan Hibah Rp67,5 Miliar untuk Rumah Ibadah, Baru Terealisasi 34,11 Persen
-
Komitmen Investasi Berkelanjutan Berbuah Penghargaan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026
-
Kejar-kejaran Bak Film Spiderman, 2 Pengedar Sabu di Medan Kabur Lompati 10 Rumah
-
Kecelakaan Beruntun di Sibolangit, Rumah hingga Sekolah Rusak