SuaraSumut.id - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengisyaratkan bahwa kebersamaan dalam menghadapi pandemi Covid-19 merupakan satu hal penting.
Karena itu, kata Edy, senjata utama menghadapi bencana ini adalah disiplin protokol kesehatan.
Hal itu disampaikan Edy usai mengikuti upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2020, Kamis (12/11/2020).
"Banyak hal yang harus kita urus ke depannya. Kita masih belum selesai juga (berjuang), terutama dengan tenaga kesehatan kita," kata Edy.
Edy mengatakan, perjuangan para tenaga kesehatan di RS punya andil besar dalam menangani pasien yang terpapar Covid-19.
"Bayangkan saja, para dokter dan tenaga kesehatan ini mengerjakan pekerjaan yang tidak fokus kepada finansial (memenuhi kebutuhan ekonomi). Karena mereka ini sekolahnya tidak murah, tetapi harus menangani yang seperti ini (pasien Covid-19)," ungkapnya.
Edy memaklumi bagaimana kondisi yang dihadapi para tenaga kesehatan (nakes) selama masa pandemi ini.
"Kita termasuk yang (cepat) membuka rumah sakit provinsi untuk Covid-19. Tetapi begitu dibuka, bagaimana dokternya, mencari perawat saja (dengan tugas khusus) tidak mudah. Tetapi ini bukan perkara bayar atau tidak. Yang ingin saya sampaikan adalah, selama kita tidak bersama, maka ini sulit untuk kita hadapi," pesan Edy.
Edy mengingatkan kembali, bahwa kebersamaan penting di masa pandemi ini.
Baca Juga: Dekati 500 Ribu, Warga Indonesia Positif Corona Kini Tembus 452.291 Orang
Sebab diibaratkannya seperti perang, virus ini tidak bisa dihadapi dengan senjata, melainkan bagaimana menuntaskannya dengan senjata utama yakni disiplin protokol kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana