SuaraSumut.id - Aksi 7 pemuda membuat geger publik lantaran nekat menenggak hand sanitizer dalam sebuah pesta. Hal itu diduga lantaran mereka kehabisan bir untuk pesta.
Akibatnya, ketujuh orang tersebut tewas keracunan cairan pembersih tersebut.
Tujuh orang meninggal karena keracunan metanol atau alkohol kayu setelah minum hand sanitizer di sebuah pesta di Rusia.
Sembilan orang, dengan usia antara 27 hingga 69 tahun, berpesta ketika mereka memilih untuk minum hand sanitizer setelah kehabisan minuman beralkohol, menurut laporan media lokal Rusia melalui Seven News pada 21 November.
Dari kelompok tersebut, dua pria - berusia 27 dan 59 - dan seorang wanita berusia 41 tahun adalah yang pertama menyerah meminum pembersih antiseptik itu, yang mengandung 69% metanol.
Enam orang lainnya dilaporkan dialokasikan ke rumah sakit di Yakutsk, empat di antaranya telah meninggal. Dua orang lainnya yang selamat dari minum hand sanitizer berada dalam keadaan koma.
Seorang jaksa lokal Rusia mengkonfirmasi insiden itu, mengungkapkan bahwa "[keracunan] terjadi akibat minum hand sanitizer," menurut laporan itu.
Insiden meminum hand sanitizer dikatakan terjadi di daerah pedesaan Tomtor di bagian timur Rusia, sementara itu The Sun melaporkan juga pada 21 November.
Pengawas kesehatan masyarakat federal Rusia juga telah mengkonfirmasi berita tersebut dalam sebuah pernyataan, dengan mengatakan, "Sembilan kasus keracunan dengan pembersih telah terdaftar, termasuk tujuh yang berakibat fatal."
Baca Juga: Dugaan Politik Uang di Pilkada Bantul, Pjs Bupati Beri Peringatan ke Warga
Pejabat kesehatan setempat sejak itu memperingatkan masyarakat untuk menahan diri dari minum hand sanitizer saat kasus kriminal telah dibuka, menurut laporan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Viral 'Rayap Besi' di Medan Nekat Tantang Polisi Duel, Tak Terima Ditegur Curi Kabel
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar
-
BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap