SuaraSumut.id - Carlos Queiroz resmi didepak dari posisinya sebagai pelatih Timnas Kolombia setelah hampir dua tahun memimpin Los Cafeteros.
Pemecatan mantan pelatih Real Madrid dan mantan asisten manajer Manchester United itu akhirnya diumumkan oleh Federasi Sepakbola Kolombia (FCF) hari ini, setelah tim menjalani start yang buruk di kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Latin.
Kolombia hanya memenangkan satu dari empat laga awal mereka dan hanya mengumpulkan empat poin. Los Cafeteros saat ini tertahan di urutan ketujuh klasemen.
"Federasi Sepakbola Kolombia setuju bahwa Carlos Queiroz tidak akan melanjutkan posisinya sebagai pelatih kepala Timnas Kolombia," demikian pernyataan FCF seperti dilansir GOAL International.
"Bagi FCF, merupakan kebanggaan memiliki Quieroz selama hampir dua tahun, di mana dia memberi kami kapasitas, pengetahuan dan pengalaman penuh."
"Kontribusi yang Anda tinggalkan kepada kami akan terus berlanjut untuk pengembangan proyek-proyek yang sedang dilakukan dengan timnas kami."
"Kami mendoakan yang terbaik bagi Profesor Carlos Queiroz dalam rencana karier masa depannya."
"Mulai tanggal ini, Komite Eksekutif Federasi Sepakbola Kolombia akan memulai proses untuk mencari pelatih yang akan menduduki posisi yang ditinggalkan Queiroz."
Meskipun memulai kualifikasi Piala Dunia dengan hasil yang solid melawan Venezuela dan Chile, Kolombia mengalami kekalahan 0-3 di kandang melawan Uruguay sebelum dihajar 1-6 saat bertandang ke Ekuador dalam dua laga pamungkas mereka.
Baca Juga: Demi Tiket Liga Europa, AVB: Marseille Gantungkan Harapan pada FC Porto
Kebobolan 9 gol dalam 2 pertandingan, Queiroz sontak mendapatkan tekanan hebat dan akhirnya resmi didepak.
Kolombia perlu menunjuk pelatih baru sebelum Maret tahun depan, saat menghadapi Brasil dan Paraguay dalam lanjutan kualfikasi Piala Dunia 2022.
Berita Terkait
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Debut Impresif di Piala Dunia 2026, Luis Diaz: Saya Mewujudkan Mimpi Masa Kecil
-
Fokus Hadapi Panama, Pelatih Ghana Ogah Komentari Kasus Thomas Partey
-
Mampukah Ghana Ulangi Kejutan Edisi 2010? Intip Skuad Mewah Black Stars di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Polres Batu Bara Ungkap 10 Kasus 3C, 17 Tersangka Diamankan
-
Perampok Bunuh Sopir Taksi Online di Deli Serdang Ditangkap, Motif Terdesak Beli Sabu
-
DJ Cantik di Medan Ditangkap Edarkan Vape Narkoba Merk Batman
-
Paparkan Gagal-Berhasilnya Ekonomi, Aktivis Mahasiswa: Kritik Anggota DPRD Medan Harus Pakai Data
-
Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bappeda Langkat, Diduga Rebutan Proyek