SuaraSumut.id - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih kerap terjadi. Banyak orang yang memilih diam dan tidak punya keberanian untuk melaporkan.
Hal ini merupakan tindakan yang salah. Untuk itu, kesadaran terhadap isu kekerasan pada perempuan dan anak harus dikenalkan pada seluruh pihak termasuk para pelajar.
"Pelajar harus jadi generasi penerus yang berani menyuarakan kebenaran. Kenali apa saja jenis-jenis kekerasan terhadap perempuan dan anak, perangi dengan tidak ragu untuk melaporkan bila kalian melihat itu terjadi di lingkungan masing-masing," kata Ketua TP-PKK Sumut, Nawal Edy Rahmayadi, Selasa (8/12/2020).
Perempuan, kata Nawal, merupakan sosok yang dimuliakan seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Ia berpesan, agar para pelajar yang hadir selalu menghormati dan menyayangi orang tua khusunya ibu masing-masing.
Kepala Dinas PPPA Sumut Nurlela menambahkan bahwa pelajar juga memiliki akses untuk ikut terlibat pada isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Salah satunya melalui Forum Anak yang merupakan wadah partisipasi anak (usia di bawah 18 tahun) untuk mendorong keterlibatan anak dalam proses pengambilan keputusan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan dirinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Ini Cara Membedakan Kebutuhan dan Keinginan agar Keuangan Tetap Aman
-
Pilu Pasutri Bersujud di Depan Baliho Bobby Nasution, Minta Bantuan Pengobatan Anak
-
Jangan Panik! Ini Cara Mengatur Pengeluaran Saat Rupiah Melemah
-
Benarkah Harga Minyakita Masih Rp15.700 per Liter di Sumut?
-
Jadwal SIM Keliling Medan 8-14 Juni 2026, Cek Lokasi dan Syarat Perpanjangannya