"Karena ada aturan setelah keluar dari rumah sakit petugas yang mengantar surat suara segera membersihkan diri, maka kita instruksikan petugas langsung membuka baju hazmat, disemprot disinfektan dan mandi," kata Nana.
TPS dengan Protokol Kesehatan
Nana mengatakan, tempat pemungutan suara (TPS) harus sesuai dengan aturan pencegahan penularan Covid-19.
Petugas dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) seperti masker, sarung tangan, face shield dan baju hazmat.
"Jadi, setiap TPS dibekali satu baju hazmat untuk dipakai jika terjadi sesuatu hal saat proses pemilihan," kata Nana.
Setiap TPS disediakan tempat mencuci tangan yang ditempatkan di pintu masuk dan pintu keluar. Sebelum masuk untuk mencoblos, pemilih terlebih dahulu harus di cek suhu tubuhnya.
"Usai mencoblos petugas akan meneteskan tinta ke jari pemilih," katanya.
KPU Kota Medan telah menetapkan jumlah DPT pada Pilkada Medan 2020 sebanyak 1.601.001 orang. Jumlah itu berkurang 13.614 dari Daftar Pemilih Sementara (DPS).
Jumlah tersebut meliputi laki-laki sebanyak 781.953 orang dan perempuan 819.048 orang.
Baca Juga: Petugas KPPS Diimbau Identifikasi Pemilih Siluman, Begini Caranya
"Sedangkan total jumlah TPS yang ada yakni sebanyak 4.303 tempat pemungutan suara," ujarnya.
Bilik Khusus Pemilih dengan Suhu Tinggi
Ketua KPU Kota Medan, Agussyah R Damanik mengaku, pihaknya menyediakan satu bilik khusus bagi pemilih dengan suhu tubuh tinggi, dan akan ditempatkan di tiap-tiap TPS.
Bilik khsus tersebut diperuntukkan bagi pemilih dengan suhu tubuh di atas 37,3 derajat celcius.
"Untuk pemilih yang suhu badannya di atas 37,3 derajat celcius kita sediakan bilik khusus untuk menggunakan hak pilihnya. Ini sebagai model protokol kesehatan yang kita terapkan dalam pemilihan nanti," jelas Agussyah.
Bilik khusus akan ditempatkan di luar TPS. Setelah dicek suhu tubuh dan jika ditemukan ada pemilih dengan suhu tinggi, maka akan diarahkan ke bilik khusus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
BRI Group Perkuat Ekosistem Ultra Mikro Lewat BRILink Agen Mekaar
-
BNI Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematangsiantar
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap