SuaraSumut.id - Sepanjang tahun 2020, Polda Aceh dan jajaran menggagalkan peredaran 469,5 kilogram sabu.
Sabu yang disita tersebut hendak diedarkan di Aceh maupun di provinsi lain di Indonesia.
"Ini membuktikan banyak bandar narkoba di Aceh. Kami akan menindak tegas semua bandar, kurir, maupun pengecer barang haram tersebut," kata Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada, dilansir dari Antara, Rabu (16/12/2020).
Pihaknya juga menyita 1.579 kilogram ganja, dan memusnahkan 83,3 hektare ladang ganja. Selain itu, mengungkap peredaran 138 ribu lebih pil ekstasi.
Ia menyebut, total perkara narkoba yang ditangani sejak Januari hingga Desember 2020 mencapai 1.025 kasus dengan tersangka 2.144 orang.
"Banyaknya kasus yang ditangani menunjukkan bahwa narkoba terus menjadi ancaman bagi masyarakat, khusus generasi muda. Jika peredaran narkoba tersebut tidak terungkap, berapa ribu orang yang menjadi korban," ujarnya.
Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut bersama-sama memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
"Pencegahan tidak bisa sendiri-sendiri, tetapi bersama-sama," tandasnya.
Baca Juga: Bukan Mabuk, Polisi Sebut Pemicu Salshabilla Tabrak Mobil karena Capek
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun