SuaraSumut.id - Sebanyak dua kabupaten di Sumatera Utara masuk zona hijau dalam peta risiko penyebaran Covid-19.
Kedua kabupaten tersebut adalah Nias Utara dan Nias Selatan. Sedangkan 27 kabupaten/kota masuk zona oranye, serta empat lainnya masuk zona kuning.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah mengatakan, berdasarkan data per 16 Desember 2020, Kabupaten Nias Utara tidak ada lagi ditemukan kasus baru konfirmasi positif virus Corona.
"Akumulasi kasusnya tercatat ada sembilan orang, dan sembilan orang tersebut telah dinyatakan sembuh," katanya, dilansir dari Antara, Kamis (17/12/2020).
Sedangkan Kabupaten Nias Selatan, kata dia, dari jumlah akumulasi penderita Covid-19 sebanyak 82 orang, dan 79 orang berhasil sembuh.
Sehingga masih terdapat tiga orang pasien Covid-19 yang melakukan isolasi.
"Untuk laporan hari ini, pada kedua kabupaten itu juga tidak ada tambahan kasus baru," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas