SuaraSumut.id - Seribu cara dilakukan mahasiswa untuk mengakali tugas-tugas sulit yang diberikan dosen, termasuk dengan menyewa joki menggambar.
Sayangnya, tak semua dosen bisa dengan mudah tertipu oleh tugas mahasiswa yang digarap joki.
Seperti yang terlihat dalam sebuah tangkapan layar percakapan grup WhatsApp antara dosen dan mahasiswa di sebuah kelas ini.
Dalam tangkapan layar yang dibagikan oleh akun Instagram @undercover.id, tampak dosen kelas 'Gambar Teknik' mahasiswa angkatan 2020 itu memergoki ada salah satu mahasiswanya yang berbuat curang.
Dosen tersebut curiga dengan hasil gambaran mahasiswanya lantaran punya tarikan garis yang sama.
"Dua gambar, teridentifikasi dikerjakan oleh 1 orang atau menggunakan joki."
"Tarikan garis gambar ya sama," tulis dosen itu ke grup kelasnya.
Ia pun menyertakan dua gambar milik mahasiswanya yang memiliki gaya yang sama.
Kendati menuai curiga, namun dosen tersebut tak serta merta memberi nilai buruk.
Baca Juga: Mahasiswa FTI UMI Ditemukan Meninggal di Air Terjun Pung Bunga Maros
Ia memberi kesempatan kepada mahasiswanya untuk menjelaskan mengapa hal itu bisa terjadi.
"Silakan mahasiswa yang bersangkutan untuk mengklarifikasi," pesan dosen tersebut.
Unggahan soal dosen memergokoi mahasiswanya yang menggunakan joki tugas itu lantas viral dan mendapat beragam respons dari warganet.
"Jangan kelabui dosen Gambar Teknik soal ketelitian," tulis @khairiah*****.
"Xixixi Gambar teknik, berarti dosennya level tingkat dewa bisa tau tarikan garisnya,"imbuh @i.nurya****.
"Lah, kalau yang ngerjain joki, lu nanti kerja yang ngerjain joki juga? Mending cari jurusan sesuai passion aja," komentar @nurrahman*****.
Berita Terkait
-
Mahasiswa FTI UMI Ditemukan Meninggal di Air Terjun Pung Bunga Maros
-
Virus Corona Bermutasi, Dosen UGM Sebut Transimisi ke Manusia Lebih Tinggi
-
Puji Gerakan Mahasiswa, Rizal Ramli Meledek Stafsus Milenial Jokowi
-
Mahasiswa Surati Kapolda Sumsel, Laporkan Bupati Lahat Pelanggar Prokes
-
Dosen dan Penulis Filsafat B Herry Priyono Wafat Hari Ini
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Limbah Kayu Pantai Disulap Jadi Kerajinan Bernilai Ekspor oleh Wayan
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Duh! Motor Dinas N-Max Hilang, Keuchik Pasi Aceh Baroh Wajib Ganti Rp33,4 Juta
-
Tragedi Berdarah di Labusel, Remaja 17 Tahun Tewas Diduga Ditikam Ayah dan Anak
-
Pelarian Perampok Angkot di Medan Berakhir, 2 Pelaku Dibekuk di Samosir dan Jambi