SuaraSumut.id - Polres Aceh Tengah menyita sebanyak 24 Kg ganja dari tiga orang berinisial MA, MI dan IW. Mereka ditangkap di lokasi terpisah pada awal Januari 2021.
"Ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka. MA dengan barang bukti 23 Kg ganja, MI dengan barang bukti 125 gram, dan IW hanya 1,5 Kg ganja," kata Kapolres Aceh Tengah, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, dilansir dari Antara, Jumat (8/1/2021).
Ia mengatakan, MA ditangkap di Kampung Kebet, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, pada 4 Januari 2021. MA menyimpan ganja kering tersebut dalam dua karung besar.
Dari hasil pemeriksaan, MA mengaku membeli ganja dari seseorang di kawasan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.
"MA mengaku membeli ganja dengan harga Rp 270 ribu per kilogram," ujarnya.
MI ditangkap di di Kampung Blang Mancung, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah.
"Personel juga menangkap IW karena kepemilikan 1,5 kilogram ganja. Barang terlarang tersebut disimpan IW dalam balutan kertas koran bekas untuk mengelabui petugas." pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana