SuaraSumut.id - Seorang pria berinisial GS alias Guntur (37) ditembak karena melawan petugas saat ditangkap. Ia diduga melakukan perampokan terhadap driver ojek online.
"Saat ditangkap GS mencoba melawan dan menyerang petugas dengan gunting. Petugas memberi tindakan tegas terukur dan mengenai kaki kirinya," kata Kapolsek Belawan, Kompol Daniel Jefri Naibaho, Jumat (15/1/2021).
Penangkapan berdasarkan laporan seorang driver ojol Sudarmadi (35) yang menjadi korban perampokan.
Peristiwa terjadi pada 28 September 2020 lalu. Pelaku mendatangi korban yang sedang duduk di sepeda motor menunggu pesanan.
"Pelaku datang membawa parang menyerang korban dan merampas sepeda motor Honda Vario BK 3795 ACP," ujarnya.
Korban melaporkan kejadian itu ke polisi. Petugas yang mendapat laporan melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku di Kampung Salam, Belawan.
Pelaku yang merupakan residivis ini sudah berulang kali keluar dari penjara dengan kasus perampokan. Ia dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman penjara 5 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Angkasa Pura Aviasi Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan Haji 2026
-
Liburan Luar Negeri Bikin Untung dengan Promo Eksklusif dari BRI World Access
-
Begal yang Lukai Pedagang Mi Pecal Siang Hari di Medan Ditembak
-
Eks Wakapolda Metro Jaya Meninggal Kecelakaan di Medan
-
JK Ungkit Jasa Jadikan Jokowi Presiden, Gibran Pilih Hormat, Bukan Balas