SuaraSumut.id - Selama Januari 2021 terjadi sebanyak 62 kali bencana alam di Provinsi Aceh. Masyarakat mengalami kerugian mencapai Rp11,6 miliar.
"Total 62 kali kejadian bencana di Aceh selama bulan Januari 2021. Banjir merupakan bencana yang paling dominan," kata Kepala Pelaksana BPBA Ilyas, dilansir dari Antara, Selasa (26/1/2021).
Pusadatin BPBA mencatat banjir sebanyak 27 kali kejadian, peristiwa yang paling banyak terjadi di Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Tamiang. Kemudian, 15 kali longsor, 11 kali kebakaran pemukiman, empat kali kejadian angin puting beliung.
Satu kali kejadian banjir dan longsor di Aceh Utara, dua kali kejadian abrasi di Kota Langsa dan Aceh Tamiang serta dua kali kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Aceh Selatan dan Banda Aceh.
Selama peristiwa bencana tersebut, korban yang terdampak mencapai 33.380 jiwa dalam 8.815 kepala keluarga (KK), yang tersebar di 125 kecamatan dalam beberapa kabupaten/kota di darah Tanah Rencong.
BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh Besar memperkirakan beberapa kabupaten/kota di provinsi itu masih diguyur hujan sedang hingga deras selama beberapa hari ke depan.
"Beberapa daerah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat seperti Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, Pidie, Aceh Tenggara, Aceh Jaya, Pidie Jaya dan Subulussalam," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Aceh Besar Zakaria Ahmad.
Peringatan dini cuaca itu dikeluarkan mengingat adanya belokan angin atau shearline di sekitar wilayah Aceh yang dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di daerah setempat.
"Kondisi ini dapat mengakibatkan fenomena cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang pada sore hingga malam hari," jelasnya.
Baca Juga: Andi Arief Sindir Presiden Jokowi, Dewi Tanjung Ungkit Dosa Dosa SBY
Pihaknya mengimbau warga selalu waspada dan siaga bila terjadi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, katanya lagi.
Berita Terkait
-
Titik Rawan Banjir Jaksel Dibenahi: Lumpur Kali Mampang Diangkat, Tanggul Diperkuat
-
Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi
-
Gegara Karhutla hingga Banjir Sumatra, Suahasil Tambah Anggaran TKD 2026 Jadi Rp 720 T
-
RUU Perampasan Aset Didesak Atur Penyitaan Berbasis Nilai Demi Kejar Sisa Kerugian Negara
-
Soroti Pernyataan Luhut Soal Kerugian Negara, Pakar: Penjelasan Kurang Lengkap Picu Reaksi Negatif
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional
-
Polisi Gerebek Gudang Pinang Narkoba di Deli Serdang, Sita 3 Kg Sabu-10 Ribu Ekstasi
-
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026
-
Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama