SuaraSumut.id - Sejumlah pantai di Kabupaten Aceh Timur akan kembali dibuka untuk wisata. Pantai tesebut sebulumya ditutup selama 23 tahun karena konflik bersenjata memuncak di Aceh.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Aceh Timur Nauli, dilansir dari Antara, Rabu (27/1/2021).
"Kami tidak lagi menutup pantai sebagai objek wisata. Pantai yang dibuka dan akan dikembangkan sesuai wisata Islami," katanya.
Pihaknya telah meminta kepada desa untuk membuat qanun gampong tentang tata cara kepariwisataan.
"Qanun menjadi dasar menerapkan dan menjalankan aturan-aturan di lokasi wisata. Semua pengunjung nantinya harus mematuhi Syariat Islam," ujarnya.
Pihaknya juga meminta kepala desa membuat kelompok sadar wisata yang akan mengembangkan wisata Islami.
"Kita juga memberikan pemahaman bahwa dengan dibukanya objek wisata pantai akan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran," jelasnya.
Ia mengaku masih terbatasnya soal fasilitas di objek wisata pantai. Namun demikian, pihaknya sedang mengupayakan hal tersebut.
"Apalagi dana desa saat ini dapat digunakan untuk fasilitas di objek wisata, tetapi yang namanya proses tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan," pungkasnya.
Baca Juga: 2 Kerangka Manusia Ditemukan di Aceh Timur, Polisi: Diduga Korban Konflik
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
AceKid, Sufor Pertama di Indonesia yang Terbuat dari Susu Segar
-
Dipanggil KPK Terkait Dugaan Pemerasan, Kajari Medan: Dipanggil Tuhan Pun Siap
-
Transaksi Pakai Bitcoin, Jaringan Vape Narkoba 'Labubu' Asal Singapura Digulung di Medan