SuaraSumut.id - Pesta pernikahan di Desa Keude Dua, Aceh Timur dibubarkan Tim gabungan Satgas Penanganan Covid-19. Pasalnya, pesta pernikahan itu diduga melanggar protokol kesehatan.
"Terjadi kerumunan di lokasi pesta perkawinan. Sebagian besar tamu tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak," kata Kepala Satpol PP dan WH Aceh Timur Teuku Amran, dilansir dari Antara, Kamis (28/1/2021).
Berdasarkan informasi di lapangan, kata Amran, pemilik hajatan telah menginformasikan rencana kenduri tersebut. Kepala desa juga telah mengizinkannya.
"Tapi pelaksanaannya sama sekali tidak menerapkan protokol kesehatan. Penyelenggara kegiatan tidak mengatur tempat duduk dengan jarak satu meter," ujarnya.
Pihaknya akan memanggil pemilik hajatan, kepala desa dan pihak kecamatan untuk diminta keterangan.
"Kita akan panggil dan periksa semua pihak terkait," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Pemerintah Resmikan SRAK Gajah Sumatera dan Kalimantan 20262036, Ini Rinciannya
-
Guru di Labura Jadi Terdakwa Usai Tegur Siswi, Begini Penjelasan Jaksa dan Polisi
-
Siswa SMA Negeri di Karo Diduga Keracunan Massal Usai Santap MBG
-
Baru Turun dari Kapal, PMI Ditangkap Bawa 8 Kg Sabu