Yuliana mengatakan, peristiwa berawal saat korban dan pelaku berjumpa di pinggiran rel kereta api tak jauh dari rumahnya, pada Sabtu (30/1/2021) malam. Saat bertemu, mereka terlibat pertengkaran. Korban kemudian kembali ke rumah.
"Dia (korban) cerita dimarahi sama suaminya," kata Yuliana.
Pada Minggu (31/1/2021), pelaku datang ke rumah sambil membawa bensin dan seorang perempuan diduga selingkuhannya berinisial A (14).
"Tak lama datanglah bawa bensin, manggil si Rani, ditunjangnya pintu. Terus bilang ke istrinya, Ran, kau gak mau pulang?," ujarnya.
Keduanya lalu terlibat cekcok mulut. Bahkan, pelaku menuduh jika istrinya selingkuh dengan abang pelaku.
"Bagus kali kau ya ada bermain sama abang satu darahku," katanya.
Pelaku kemudian menjambak korban dan menyeretnya dari kamar tidur ke ruang tamu. Pihak keluarga sempat melerai, tapi pelaku dengan kemudian menyiramkan bensin ke sekujur tubuhnya.
"Kubakar ini kata si Nanda, sambil menghidupkan mancis dan membakar korban, menyambarlah apinya," ungkapnya.
Melihat korban menggelupur terbakar, Yuliana dan suaminya berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Baca Juga: Dijodohkan dengan Anak Syekh Ali Jaber, Wirda Mansur Bilang Begini
"Kami sibuk matikan api," imbuhnya.
Pelaku dan korban diketahui menikah selama kurang lebih empat tahun. Namun, belum dikarunia anak.
Sementara itu, warga sempat mengamankan pelaku tapi akhirnya bisa lolos sebelum akhirnya dibekuk polisi. Warga pun mengutuk perbuatan pelaku yang membakar istrinya.
"Bukan manusia dia itu bang," kata salah seorang warga Anto di lokasi kejadian.
Kekinian pelaku telah ditangkap polisi. Polisi memberikan tindakan tegas dengan menembak kaki N karena diduga melakukan perlawanan.
"Sudah kami tangkap," kata Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu JH Panjaitan, saat dikonfirmasi, Senin (1/2/2021)
Berita Terkait
-
Garuda Muda Tersingkir di Semifinal Piala AFF U-19 2026
-
Taklukkan Vietnam 2-1, Garuda Muda Melaju ke Semifinal Piala AFF U-19
-
Menyusuri Hidden Paradise Deli Serdang: Danau Linting dan Lau Mentar
-
Irigasi 125 Meter di Namo Rambe Longsor, Yasonna Laoly Soroti Minimnya Anggaran Pemeliharaan
-
Kasus Sama Berulang, Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka karena Dianggap Aniaya Pelaku
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Viral 'Rayap Besi' di Medan Nekat Tantang Polisi Duel, Tak Terima Ditegur Curi Kabel
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar
-
BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap