SuaraSumut.id - Sejumlah pecinta kucing dan anjing dari Jakarta, Medan, Binjai, bersama dengan Tim Advokasi Pejuang Hak Hidup Hewan mendatangi Polsek Medan Area, Selasa (2/2/2021) siang.
Kedatangan mereka untuk meminta keadilan atas kasus dugaan penjagalan kucing di sebuah rumah di Jalan Tangguk Bongkar VII, Tegal Sari Mandala, Kecamatan Medan Denai.
"Kami ke sini untuk koordinasi dan menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak kepolisian," kata kuasa hukum dari Advokasi Pejuang Hak Hidup Hewan, Francine Widjojo.
Ia mengatakan, dari keterangan pihak kepolisian bahwa sudah dilakukan pemeriksaan saksi dan bukti sedang didalami lebih lanjut begitu juga pasal-pasalnya.
"Rencananya nanti akan gelar perkara, dan kami masih menunggu itu," ujarnya.
Ia menjelaskan, bukti-bukti yang disampaikan sudah cukup untuk mentuntaskan kasus ini.
"Jika ada kekurangan nanti setelah gelar perkara. Sementara prioritas pasal 362 pencurian dan 302 penganiayaan hewan, tapi kita lihat perkembangan lebih lanjut," imbuhnya.
Sementara itu, Doni Herdari dari Animal Defenders Indonesia berharap kasus penjagalan kucing, dan penyiksaan hewan lainnya di Medan dapat dituntaskan.
"Harapan saya menegakkan hukum harus tegak kali ini saksi sudah cukup. Kami sudah bertemu dengan pak Rianto kali ini, kejahatan ini tidak akan lolos," ujarnya.
Baca Juga: Geger Buaya Muncul di Bibir Pantai Cimadur Lebak, Bikin Takut Nelayan
Doni mengatakan, ada satu kendala yakni kepemilikan bahwa kucing liar, kucing kampung, kucing domestik, harus dibuktikan dengan sertifikat. Sedangkan tidak pernah ada sertifikasi untuk kucing lokal.
"Namun dalam kasus ini kucing ini kucing ras, yang bernilai. Maka untuk hewan yang bernilai bisa dimasukkan barang berharga yang dikuasai sepenuhnya oleh pelaku," katanya.
"Kucing adalah hewan individu yang harus dibela. Ini yang harus kita perjuangkan," jelasnya.
Pantauan di lokasi, Sonia yang merupakan pemilik kucing Tayo turut hadir bersama komunitas pencinta hewan lainnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Rianto yang berada di kantornya enggan memberikan keterangan terkait dengan kedatangan pecinta hewan yang mendesak penuntasan kasus ini.
"Sebentar ya," ujarnya singkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
Terkini
-
Sejoli di Medan Diciduk Edarkan Pod Getar asal Malaysia, Disembunyikan di Jam Dinding
-
2 Pegawai SPPG di Tulungagung Pakai Sabu, Satu Direhabilitasi-Satu Diproses Hukum
-
Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya dan Perry Masih Sah? Ini Penjelasan Bank Indonesia
-
Serunya Pestapora 2026, Makin Ringan dengan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit
-
Kunjungi AMPI Sumut, Zigo Rolanda Siap Bawa Semangat Baru Maju Caketum DPP