SuaraSumut.id - Polisi menangkap dua pelaku kaki tangan sindikat narkoba FS alias Man Batak. Kedua pelaku ditembak pada kakinya karena diduga melakukan perlawanan.
Kedua pelaku MZ alias Zuned (31) dan HT alias Ogut (43) ditangkap pada Minggu (7/2/2021) di lokasi berbeda.
"Kedua pelaku ditembak kakinya karena berusaha melakukan perlawanan dan membahayakan jiwa petugas," kata Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu, kepada wartawan, Senin (8/2/2021).
Dari kedua pelaku disita barang bukti 52,77 gram sabu, tiga unit ponsel, satu pedang samurai dan uang tunai Rp 300 ribu.
"Pelaku Ogut berperan sebagai kurir dan Zuned berperan mengutip uang hasil penjualan," ujarnya.
Martualesi mengatakan, pelaku Zuned merupakan residivis kasus narkoba dari jaringan lama sindikat Man Batak.
"Yang bersangkutan pernah ditangkap Satres Narkoba Labuhanbatu tahun 2017 dan divonis 4 tahun. Beliau bebas bulan April 2020," ujarnya.
Setelah keluar dari penjara pelaku langsung gabung dalam sindikat narkoba tersebut.
"Keduanya dipersangkakan Pasal 114 (2) subs 112 (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara," pungkasnya.
Baca Juga: Sempat Minta Pempus Ambil Alih Penanganan Covid-19, Ini Klarifikasi Anies
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak