SuaraSumut.id - Kandas sudah pelarian Yasoki Giawa alias Pak Jeksen (38) pelaku pembunuhan yang menikam Julfan Nduru alias Pak Paldo (35) hingga tewas di Jalan kawat, Gang Turi, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.
Pelaku ditangkap polisi di lokasi persembunyiannya, Rabu (10/2/2021) kemarin.
Pembunuhan ini terjadi 9 November 2020 silam. Usai menghabisi nyawa korban yang merupakan temannya sesama buruh angkut di Tanjung Mulia, pelaku langsung melarikan diri.
Hampir dua bulan lamanya buron, pelaku akhirnya dibekuk personel Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan bersama dengan Polsek Medan Labuhan di lokasi persembunyiannya di Padang Lawas Utara, Rabu (10/2/2021) silam.
"Pelaku ini tega menikam temannya sendiri karena sakit hati," ujar Kapolres Belawan AKBP MR Dayan, kepada wartawan, Senin (15/2/2021).
Ia menjelaskan pada saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti, pelaku yang merupakan warga Jalan Alumunium I Medan Deli ini berusaha melawan. Polisi pun mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kakinya.
"Akhirnya anggota kita melakukan tindakan tegas dan terukur ke arah kaki pelaku," sebut Dayan.
Dalam kasus itu, lanjut Dayan, pihaknya mènjerat pelaku dengan Pasal 340 Subs Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup atau paling lama pidana penjara 20 tahun.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria di Kota Medan menikam rekan kerja hingga tewas bersimbah darah di Jalan Kawat, Gang Turi, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli. Pelaku Yasokhi Giawa (36), diduga tega menghabisi nyawa korban Julpan Nduru (35) karena dendam pribadi.
Korban Julfan Nduru tewas seketika akibat tiga luka tusukan di badan hingga lehernya, Senin (9/11/2020) dini hari. Jenazah korban ditemukan tergeletak di jalan dengan kondisi berlumuran darah.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Tuntut Revisi UMSK 2026, Buruh Kritik Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi: Hentikan Pencitraan di Medsos
-
Anak SD Diduga Bunuh Ibu di Medan: Kejanggalan Kasus dan Mengapa Polisi Sangat Berhati-hati
-
Mendagri Tito Jelaskan Duduk Perkara Pemkot Medan Kembalikan Bantuan Beras 30 Ton ke UAE
-
6 Fakta Wali Kota Medan Kembalikan 30 Ton Beras Bantuan UEA, Nomor 6 Jadi Alasan Utama
-
Peradilan Militer Dinilai Tidak Adil, Keluarga Korban Kekerasan Anggota TNI Gugat UU ke MK
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Program Pemberdayaan PNM Perluas Dampak Sosial Sepanjang 2025
-
Rektor Unimal Puji Langkah Taktis Dasco Orkestrasi Bantuan untuk Aceh: Cegah Kemiskinan
-
Mulai 2026, Registrasi Kartu SIM Wajib Rekam Wajah, Warga Medan Soroti Teknis dan Keamanan Data
-
1.225 Orang di Sumut Tewas karena Kecelakaan Sepanjang 2025
-
5.737 Personel Gabungan Amankan Malam Tahun Baru di Sumut