Sanak famili terlihat memadati rumah duka korban kecelakaan maut bus Intra vs Avanza di Desa Lau Dendang [Suara.com/Muhlis]
Sebelumnya, Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Mobil Avanza dari Siantar ke arah Medan dan Bus Intra arah sebaliknya.
"Sesampainya di lokasi mobil Avanza mendahului kendaraan di depannya. (Karena) kurang berhati-hati sehingga terjadi tabrakan," Valentino, Senin (22/2/2021) dinihari.
Kontributor : Muhlis
Berita Terkait
-
Korban Tewas Kecelakaan Bus Intra vs Avanza Jadi 9 Orang, Ini Identitasnya
-
Kronologi Kecelakaan Maut Bus Intra vs Avanza di Tebing Tinggi
-
Kecelakaan Maut Bus Intra vs Avanza di Tebing Tinggi, 8 Orang Tewas
-
Kecelakaan Maut di Medan, 2 Perempuan Tewas
-
Kecelakaan Maut Tuban, Trailer Seruduk dan Libas 3 Rumah, 2 Becak, 1 MPU
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Direktur Politeknik Negeri Medan Tinjau Langsung Pelaksanaan Ujian Masuk
-
Guru di Tanjungbalai Diamuk Warga, Diduga Bawa Siswa SD ke Suami untuk Dicabuli
-
Pria di Medan Rampas HP Lansia Duduk di Kursi Roda, Uang untuk Main Judi
-
Gulung Sindikat Love Scam, Jajaran Imigrasi Sumut Diganjar Penghargaan dari Konjen Jepang
-
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata 'Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah'