SuaraSumut.id - Perum Bulog Cabang Meulaboh, Aceh menyebut cadangan beras mencukupi hingga enam bula ke depan.
"Saat ini stok beras cadangan pemerintah di gudang Bulog mencapai 1.000 ton," kata Kepala Perum Bulog Cabang Meulaboh Hafizhsyah, dilansir dari Antara, Kamis (25/2/2021).
Cadangan beras tersebut dipastikan akan mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat, di Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Pulau Simeulue.
"Cadangan beras pemerintah di daerah ini dipastikan akan terus bertambah. Jika nantinya pemerintah menugaskan Bulog untuk menambah cadangan beras di gudang," ujarnya.
Hal ini mengingat saat ini sebagian besar petani di Kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya Aceh.
Selain itu, memasuki masa panen sehingga dipastikan cadangan beras sebagai kebutuhan pangan utama masyarakat di Tanah Air mencukupi.
"Insya Allah tidak ada kendala, semua cadangan beras pemerintah tersedia di gudang," ungkapnya.
Guna menjaga kestabilan harga beras di masyarakat, pihaknya juga melakukan penyerapan beras medium sebanyak 500 ton, melakukan stabilisasi harga beras sebagai kebutuhan pangan utama masyarakat.
"Serapan beras yang dilakukan tersebut, kata dia, bertujuan untuk stabilisasi harga dan menjaga stok beras pemerintah," tukasnya.
Baca Juga: KPK Telisik Uang Suap Anak Buah Edhy Prabowo Mengalir ke Mahasiswa
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Limbah Kayu Pantai Disulap Jadi Kerajinan Bernilai Ekspor oleh Wayan
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Duh! Motor Dinas N-Max Hilang, Keuchik Pasi Aceh Baroh Wajib Ganti Rp33,4 Juta
-
Tragedi Berdarah di Labusel, Remaja 17 Tahun Tewas Diduga Ditikam Ayah dan Anak
-
Pelarian Perampok Angkot di Medan Berakhir, 2 Pelaku Dibekuk di Samosir dan Jambi