SuaraSumut.id - Ayah dan anak di Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), kompak ditangkap polisi.
UR alias Ucok (51) dan RFY alias Febri (23) ditangkap karena diduga melakukan pencurian dengan melukai korbannya.
Peristiwa berawal saat korban, AAN (25), melintasi di perkebunan sawit, di Kabupaten Serdang Bedagai, pada Sabtu (27/2/2021).
Saat korban hendak turun dari sepeda motor, tiba-tiba dihampiri pelaku dan langsung leher korban dipiting oleh pelaku Ucok," kata Kapolsek Kotarih, Iptu D Panjaitan dilansir dari digtara.com--jaringan suara.com, Senin (1/3/2021).
Korban lalu terjatuh dan pelaku mengambil ponsel dari dalam jaket korban serta meninggalkan korban di lokasi kejadian. Sedangkan pelaku Febri membawa sepeda motor milik korban arah Dolok Masihul.
Peristiwa tersebut dilaporkan ke polisi. Petugas yang mendapat laporan melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku Ucok di Dolok Masihul, Sergai.
"Pelaku Febri ditangkap saat menjenguk ayahnya di Polsek Kotarih. Pelaku mengaku ikut ayahnya saat pencurian tersebut," jelasnya.
Kedua pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Kotarih. Mereka dipersangkakan dengan Pasal 365 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.
Baca Juga: Angin Segar Bagi Petani, Harga Karet di Kalbar Terus Naik
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Limbah Kayu Pantai Disulap Jadi Kerajinan Bernilai Ekspor oleh Wayan
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Duh! Motor Dinas N-Max Hilang, Keuchik Pasi Aceh Baroh Wajib Ganti Rp33,4 Juta
-
Tragedi Berdarah di Labusel, Remaja 17 Tahun Tewas Diduga Ditikam Ayah dan Anak
-
Pelarian Perampok Angkot di Medan Berakhir, 2 Pelaku Dibekuk di Samosir dan Jambi