SuaraSumut.id - Selain memutuskan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum DPP Partai Demorat dan memberhentikan kepengurusan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Kongres Luar Biasa (KLB) partai berlambang bintang merci tersebut juga menghapus Majelis Tinggi Partai.
Keputusan tersebut disampaikan melalui pimpinan sidang definitif, Jhoni Allen Marbun. Dengan demikian KLB tidak lagi mengakui keberadaan Majelis Tinggi Partai Demorat yang dipimpin oleh Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Melalui kongres ini kita telah menyepakati menghapus Majelis Tinggi Partai karena ada dewan pertimbangan partai dan dewan pembina," kata pimpinan sidang Jhoni Allen dan disepakati seluruh peserta forum pada Jumat (5/3/2021).
Selanjutnya, pada kongres itu memutuskan mencabut Peraturan Organisasi nomor 1 Tahun 2019 tentang iuran fraksi dan anggota fraksi. Keputusan KLB itu mengembalikan aturan terkait penetapan pimpinan fraksi partai di legislatif kepada pimpinan di tingkatannya masing-masing.
Baca Juga: Moeldoko Jadi Ketum Demokrat, Mustofa Nahra: Gak Bisa Bikin Parpol Sendiri?
"Menetapkan, penetapan pimpinan fraksi, anggota dewan yang memiliki pimpinan legislatif adalah menjadi pimpinan partai sesuai dengan tingkatannya, DPP di DPP dan DPD di DPD," ucap Jhonny membacakan surat keputusan.
Keputusan forum kongres yang disepakati adalah mengembalikan status para kader yang dipecat secara sepihak oleh kepengurusan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Mereka adalah Jhonny Allen dan Marzuki Alie, Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, dan Ahmad Yahya. Seluruhnya dikembalikan statusnya sebagai kader.
Kemudian, pada kongres versi KLB itu, peserta yang terdiri dari Demokrat Aceh, Sumut, Sumbar, Kepri, Riau, Jawa Barat, Sumsel, Bengkulu, Lampung, Yogyakarta, Banten, Kalimantan, Jawa Timur, Sulbar, Sulsel, Sulteng, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua dan Demokrat Bali, menyetujui Marzukie Alie sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demorat.
Sebelumnya diberitakan, hasil KLB Partai Demokrat di Sibolangit, Kabupaten Deliserdang mengukuhkan Ketua Syaf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum periode 2021-2025, Jumat (5/3/2021).
Baca Juga: KLB Diwarnai Bentrokan, DPC Demokrat Sumut: Nggak Bener Lagi, Ada Pembiaran
"Menimbang dan seterusnya, memperhatikan dan seterusnya, menetapkan Jenderal (Purn) DR Moeldoko sebagai Ketua Umum DPP Demokrat hasil kongres luar biasa periode 2021-2025," kata pimpinan sidang yang dibacakan Jhoni Allen Marbun.
Berita Terkait
-
Tunjuk Irwan Fecho Jadi Bendum Demokrat, AHY: Tugas Berat Gantikan Almarhum Renville Antonio
-
AHY Umumkan Eks Sekjen PBB Afriansyah Noor Jadi Wasekjen Demokrat: Darah Baru untuk Partai
-
Resmi! AHY Umumkan Struktur Baru Pengurus DPP Partai Demokrat 2025-2030, Ini Nama-namanya
-
Polytron Disebut Akan Bangun Mobil Listrik Nasional, Sudah Gandeng Pabrikan China
-
Ada Kasus Klaim Sulit Cair, DPR: Jangan Sampai Masyarakat Merasa Asuransi Hanya Membebani
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Pria Bunuh Pacar dan Kubur Jasadnya di Kebun Sawit Labusel, Cemburu Korban Dijodohkan
-
Pukul Polisi saat Ditangkap, Maling Motor di Medan Diberi "Hadiah Lebaran"
-
Gunungsitoli Diterjang Banjir, Ratusan Jiwa Terdampak dan Puluhan Rumah Terendam
-
Polres Padang Lawas Tes Urine Dadakan di Arus Balik Lebaran 2025, Ini Tujuannya
-
Pemprov Sumut Target Peremajaan Sawit Rakyat 11.000 Hektare, Ini Alasannya