SuaraSumut.id - Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) akan menguji layanan di PDAM Tirtanadi. Langkah ini untuk menindaklanjuti terkait melonjaknya tagihan air sejumlah warga di Medan.
"Saya kira ini upaya PDAM untuk merespon viralnya laporan masyarakat ke Ombudsman. Katanya, dampak perbaikan sistem. Makanya kita uji nanti," kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar, Sabtu (13/3/2021).
Menurut Abyadi, jika sistem yang menjadi persoalan, semestinya pelanggan tidak dirugikan.
Untuk itu, pelanggan yang mengalami lonjakan tarif secara tak wajar harus dikembalikan ke angka sewajarnya.
"Tapi, ada warga sudah protes. Tetapi tetap saja diwajibkan bayar dengan angka tak wajar itu. Maka, kita tunggu saja diuji nanti di Ombudsman," ujarnya.
Sebelumnya, Direktur Utama PDAM Tirtanadi, Kabir Bedi menyikapi keluhan warga yang mengalami kenaikan tagihan air. Kenaikan tagihan disebut akibat perubahan sistem pencatatan meteran.
"Menyampaikan sedikit bahwa ada peralihan sistem pencatatan meteran kita yang selama ini dicatat manual, maka kami melakukan terobosan baru yaitu pencatatan menggunakan android," kata Kabir Bedi melalui pernyataan video yang diterima.
Kabir mengatakan, peralihan sistem pencatatan dari manual ke android itu mencatat data meteran aktual, yakni stand akhir pemakaian air secara aktual.
Sehingga beberapa pelanggan PDAM Tirtanadi mengalami kenaikan tagihan berdasarkan data pemakaian terakhir yang dicatat secara aktual.
Baca Juga: Masa Pandemi, Kementerian PUPR Minta REI Tetap Semangat Bangun Rumah
"Nah tentunya akibat pemakaian air yang secara aktual yang kita baca, ada beberapa pelanggan yang terdampak mengalami kenaikan tagihan air," ujarnya.
Namun demikian, PDAM Tirtanadi tidak hanya berdiam diri atas kondisi saat ini. Pihaknya telah menyiapkan aturan guna menjawab keluhan dari pelanggan.
Bagi pelanggan yang merasa terdampak dan merasa keberatan atas kenaikan tagihan air, dapat mendatangi kantor cabang PDAM Tirtanadi.
Kontributor : Muhlis
Berita Terkait
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
BRI Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda Lewat Lampung Financial Festival 2026
-
41 Penerbangan di Kualanamu Dibatalkan Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
TNI AL Gagalkan Dugaan Pencurian Avtur Bandara Kualanamu di Deli Serdang
-
26 Penerbangan Kualanamu-Jakarta Batal Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
Lima Parpol di DPRD Sepakati Wacana Memakzulkan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu