SuaraSumut.id - Polisi menangkap salah satu diduga pemalak dan pelemparan batu ke truk di Sumatera Utara. Pelaku E alias Ebis (38) ditangkap setelah aksinya viral di media sosial.
Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ramadhani membenarkan penangkapan tersebut.
"Iya benar," katanya, dilansir dari digtara.com--jaringan suara.com, Kamis (18/3/2021).
Setelah melakukan aksinya pelaku melarikan diri ke Kabupaten Toba Samosir (Tobasa).
"Pelaku ditangkap saat bersembunyi disebuah gubuk warga di Kabupaten Toba Samosir," ujarnya.
Saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap rekan pelaku.
Ia dipersangkakan dengan Pasal 170 ayat (1) subs Pasal 406 dari KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara.
Diberitakan, video menunjukkan dua orang diduga hendak memalak sopir truk di Sumatera Utara viral di media sosial.
Dalam video terlihat dua orang berboncengan dengan sepeda motor. Selain itu, terlihat kaca truk yang pecah.
Baca Juga: Link Live Streaming Chelsea vs Atletico Madrid
Video diunggah oleh akun @laburaku. Pengunggah menulis narasi aksi pemalakan terjadi di Jalinsum Aek Ledong, Perbatasan Labura-Asahan, Kamis (11/3/21).
Truk disebut dari Medan tujuan Palembang dipalak dua orang yang mengendari sepeda motor.
"Karena tak dikasi (diberi), pengendara lalu melempar kaca truk, aksi tsb sempat terekam kernet truk," tulis akun tersebut.
Berita Terkait
-
Viral Preman Hadang Polisi saat Gerebek Judi di Medan, Begini Kejadiannya
-
Viral Preman Palak Sopir Truk di Sumut, Polisi Turun Tangan
-
Mau Rampas Lahan Warga Jakpus, 8 Preman 1 Pengacara Mafia Tanah Ditangkap
-
Ditangkap Polisi, Preman Peras Pedagang Sate Minta Maaf
-
Videonya Viral, Preman Peras Pedagang Sate Ampun-ampun di Kantor Polisi
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit