SuaraSumut.id - Ribuan ulat bulu menyerang rumah warga di Kecamaran Bajenis, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Warga mengaku resah dan mulai khawatir terkena dampak gatal-gatal akibat hama ini.
Salah seorang warga bernama Susanti mengatakan, sudah lima hari ini rumah mereka diserang ulat bulu.
"Mulanya kami menganggap ini biasa, namun semakin hari semakin banyak sehingga mulai mengganggu aktivitas di rumah, katanya, dilansir Antara, Sabtu (20/3/2021).
Ulat bulu mulai masuk kedalam rumah, bahkan kekamar dan tempat tidur. Jika ingin memasak ia terlebih dahulu harus membuang ulat bulu yang menempel di peralatan memasak seperti panci dan periuk.
Kepala Lingkungan setempat, Amri Hamzah membenarkan hal tersebut. Ia mengaku, baru kemarin menerima laporan terkait hal ini.
"Untuk mengantisipasi hal ini kita telah melaporkannya ke Dinas Pertanian dan telah dilakukan penyemprotan," tukasnya.
Berita Terkait
-
Duh! Ribuan Ulat Menyerbu Desa di Demak, Empat Hari Tak Hilang-Hilang
-
Mudah Banget, Ternyata Begini Cara Mengatasi Gatal Akibat Ulat Bulu
-
Pupuk Indonesia Jaga Program Agrosolution Lewat Penyemprotan Hama di Jember
-
Bikin Geli! Wanita Pegang dan Masukkan Ulat ke Dalam Mulut, Videonya Viral
-
Ratusan Hektare Sawah di Sukoharjo Rusak Diserang Hama Tikus
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa