- PT Nindya Karya telah merampungkan pembangunan Sekolah Rakyat di 20 wilayah Indonesia untuk menyambut tahun ajaran baru 2026/2027.
- Sekolah Rakyat Terintegrasi Kota Medan resmi memulai kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah pada Senin, 13 Juli 2026.
- Fasilitas pendidikan berkualitas ini dibangun untuk mendukung program strategis nasional dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul.
SuaraSumut.id - Sekolah Rakyat yang dibangun oleh PT Nindya Karya (Persero) telah siap difungsikan menyambut peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027.
Gedung-gedung yang sebelumnya berada dalam tahap konstruksi kini telah berubah menjadi ruang belajar yang siap mendukung proses pendidikan bagi generasi penerus bangsa.
Penyelesaian Sekolah Rakyat Tahap II yang dikerjakan PT Nindya Karya (Persero) tersebar di 20 wilayah di Indonesia, termasuk di kawasan Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T).
Kawasan pendidikan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, diantaranya gedung sekolah dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, rumah susun guru, asrama siswa, kantin, masjid, gedung ibadah, hingga gedung serbaguna.
Untuk mendukung proses pembelajaran, kawasan ini turut dilengkapi dengan ruang terbuka hijau dan berbagai sarana olahraga, seperti lapangan sepak bola berstandar FIFA hingga taman edukasi.
Sekolah Rakyat Terintegrasi Kota Medan berlokasi di Jalan Flamboyan II telah berhasil mendukung dan menyukseskan Program Strategis Nasional Presiden dengan dimulainya kegiatan MPLS hari ini, Senin, 13 Juli 2026.
Dengan menghadirkan kualitas kontruksi yang unggul dengan teknologi, ketepatan waktu dan komitmen yang penuh, bangunan dalam kawasan SR berhasil menarik perhatian siswa siswi, orang tua dan tenaga didik yang merupakan calon pengguna bangunan ini nantinya.
Kawasan ini juga dilengkapi fasilitas pendukung yang baik mulai dari system, zonasi hingga taman hijau disetiap sudut kawasan.
Pemerintah Kota Medan turut mendukung penuh program Sekolah Rakyat di Kota Medan ini, dengan dilakukannya pengembangan jalan menuju Kawasan sejak sekolah ini selesai tahap pembangunan (konstruksi).
"Proyek ini menjadi bukti komitmen kami dalam menghadirkan Infrastruktur berkualitas tinggi dan semoga ini memberikan manfaat nyata bagi Masyarakat dan mendukung kemajuan pendidikan generasi penerus kita," kata Manajer Pelaksana Proyek, Irwan Firmansyah.
Sementara itu, Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero), Firmansyah, menekankan bahwa dimulainya kegiatan MPLS menjadi momen penting yang menunjukkan bahwa hasil pembangunan telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Kami bersyukur pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi amanah pemerintah kini telah memasuki tahap pemanfaatan. Dimulainya kegiatan MPLS menjadi bukti bahwa hasil pembangunan yang dikerjakan Nindya Karya sudah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Keberhasilan proyek ini bukan hanya diukur dari rampungnya konstruksi, tetapi dari manfaat yang terus dirasakan oleh generasi penerus bangsa," ujarnya.
Sebagai BUMN konstruksi yang dipercaya mengerjakan pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia, perusahaan memastikan setiap proses pembangunan dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, serta ketepatan waktu.
Bagi perusahaan, keberhasilan pembangunan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung program strategis nasional.
Tidak hanya menghadirkan bangunan yang selesai tepat waktu dan berkualitas, perusahaan juga memastikan setiap fasilitas siap digunakan sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sejak hari pertama kegiatan belajar mengajar dimulai.
Berita Terkait
-
Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi
-
Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel
-
Kemensos Hadirkan Beragam Layanan Gratis, Peringatan 1 Tahun Sekolah Rakyat
-
Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ribuan Peserta Ikrarkan Sumpah Pemuda
-
Setahun Sekolah Rakyat, Siswa Raih Ratusan Prestasi Nasional dan Internasional
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya
-
150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki