SuaraSumut.id - Umat Muslim melaksanakan puasa di bulan Ramadhan selama satu bulan ke depan. Puasa bukan hanya soal spritual saja. Secara medis, puasa juga dapat memberi dampak yang baik bagi kesehatan tubuh. Salah satunya bisa menyembuhkan penyakit lambung.
Mengutip dari laman resmi Halodoc dijelaskan, penyakit asam lambung banyak diidap oleh banyak orang. Penyakit ini terjadi ketika asam pada lambung meningkat secara signifikan dikarenakan tidak ada makanan yang dapat diolah.
"Asam yang meningkat tersebut dapat menyebabkan peradangan pada dinding lambung. Organ tersebut mempunyai lapisan pelindung yang jika rusak dapat langsung merusak lambung secara langsung," demikian dikutip dari timesindonesia--jaringan suara.com, Rabu (14/4/2021).
Seseorang mengalami gangguan pada organ pencernaan mempunyai kekhawatiran tersendiri. Tubuh yang tidak makan atau minum sedikit pun selama kurang lebih 13 jam lamanya.
Dengan kata lain, tidak akan ada asupan yang masuk agar asam lambung dapat mengolah sesuatu sehingga tidak menyerang lapisan lambung.
Saat seseorang mengidap penyakit lambung, lapisan pada lambung akan mengalami infeksi dan inflamasi dikarenakan gangguan ini. Hal ini terjadi karena gangguan pada lambung tersebut akan kambuh apabila seseorang tidak menjadwalkan jam makannya dengan tepat.
"Selain itu, seseorang yang sering mengonsumsi makanan ringan, seperti makanan yang berlemak, asam, dan pedas setiap hari, juga mempunyai risiko terkena penyakit lambung tersebut," jelasnya.
Penyakit lambung juga dapat terjadi karena mengonsumsi minuman bersoda dan kopi, merokok, dan stres. Umumnya, dengan berpuasa, rasa sakit yang disebabkan oleh gastritis akan berkurang dan pengidapnya akan merasa lebih sehat.
"Selama seseorang berpuasa, orang-orang yang mengidap gastritis akan makan lebih teratur. Ketika seseorang berpuasa, jam makannya akan sama setiap hari, sehingga kebiasan tubuh akan berubah juga," katanya lagi.
Baca Juga: KPK Kembali Periksa Petinggi Bank, Geledah 2 Rumah Kontraktor
Seseorang yang berpuasa akan lebih sabar dan berusaha mengontrol rasa stresnya. Hal-hal itulah yang membuat seseorang dengan gastritis akan merasa lebih baik ketika puasa karena asam lambung akan meningkat apabila seseorang mengalami stres. Selain itu, rasa sakit yang ditimbulkan pun akan jauh berkurang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi
-
DPM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Pertukangan Kayu-Pelatihan UMKM
-
Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap