SuaraSumut.id - Setiap memasuki bulan suci Ramadhan, kawasan Jalan Prof HM Yamin, Medan Timur, selalu ramai dipadati pedagang yang menjajakan kudapan berbuka puasa.
Berbagai kuliner dijual pedagang mulai dari aneka kue, mie, kolak, bubur, kurma, dan bermacam minuman es yang menyegarkan.
Sda satu kuliner unik yang disajikan pedagang takjil, bernama Toge Penyabungan. Bentuknya mirip seperti es cendol, namun jika diperhatikan seksama, komposinya berbeda.
Isian Toge Panyabungan terdapat lupis, beras pulut, bulir-bulir ketan hijau, candil, dengan kuah santan yang dicampur dengan gula merah.
"Toge Panyabungan ini berasal dari Mandailing, Tapanuli Selatan, rasanya manis, legit, segar, pas untuk berbuka puasa," kata Andi (46) salah seorang penjual takjil, kepada SuaraSumut.id, Kamis (15/4/2021) sore.
Ia mengatakan, Toge Panyabungan ini memang menjadi kuliner yang paling banyak dicari di Medan, selama bulan Ramadhan.
"Saya sudah enam tahun menjual ini, banyak yang cari, seharinya 70 sampai 80 bungkus terjual. Mudah-mudahan tahun ini juga ramai yang beli, harapan kita Covid-19 ini segera hilang juga, karena agak sepi (pembeli) semenjak pandemi," kata Andi.
Ia mengaku, kebanyakan masyarakat membeli Toge Panyabungan karena namanya yang unik.
"Namanya unik, kalau orang yang belum tahu, mana sayur togenya, kok gak ada, setelah dirasa enak, segar, kembali lagi beli," kata Andi.
Baca Juga: Kenalan di Aplikasi Chatting Online, Jalan Bareng Berujung Pemerkosaan
"Untuk di Medan, memang paling ramai menjual Toge Panyabungan disini (kawasan Jalan HM Yamin Medan)," sambungnya.
Satu bungkus Toge Panyabungan dijual seharga Rp12 Ribu hingga Rp 15 Ribu.
"Enaknya disantap dingin pakai es, tapi kalau gak pakai es batu enak juga," pungkas Andi.
Sementara, Hani (25) salah seorang warga Jalan Rakyat Medan yang membeli takjil Toge Panyabungan ini mengatakan sudah biasa membeli kuliner ini untuk berbuka puasa.
"Dari kecil udah biasa tiap tahun di bulan Ramadan, beli takjil Toge Panyabungan. Kayaknya gak pas gitu kalau gak santap ini saat berbuka, kebetulan (belinya) dekat dari rumah," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Tempat Kuliner di Pekanbaru Boleh Sediakan Layanan Buka Puasa Bersama, Tapi
-
Nasi Grombyang H Warso, Kuliner Wajib Buka Puasa dari Pemalang
-
Hari Pertama Puasa, Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Terlihat Sepi
-
Banyak Energi, 7 Kuliner Khas Makassar Ini Bisa Disantap Saat Buka Puasa
-
Mau Jadi Pebisnis Kuliner Sukses? Wajib Daftar Sekolah Bisnis Kuliner Ini!
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton
-
Waspada Potensi Banjir di Sumut, BMKG Prediksi Hujan Lebat 23-25 Oktober
-
Pegadaian-OJK Sumut Edukasi Mahasiswa soal Investasi Emas dan Bahaya Pinjol Ilegal
-
Polisi Gerebek Bengkel Motor yang Dijadikan Gudang Vape Narkoba di Deli Serdang
-
Buku Nikah Hilang atau Rusak? Ini Syarat dan Cara Mengurus Penggantinya