Bobby juga menyemprot Kasi Pembangunan Kelurahan Sidorame Timur, Dina Simanjuntak.
"Ibu juga (dicopot), masa masyarakat yang melakukan pengurusan dibilang untuk apa menyuruh-nyuruh, pemikiran seperti apa itu Bu. Kita ini pelayan masyarakat," tegas Bobby.
Bobby kemudian menjumpai masyarakat sekitar terkait keluhan dan pelayanan di Kelurahan Sidorame Timur.
Sejumlah warga langsung curhat ada yang dikutip Rp 150 ribu saat mengurus SKU, dan dikutip Rp 50 ribu saat mengurus surat miskin.
"Kepling mengatakan lurahnya minta-minta segitu (pungli), mana boleh kita sebagai pelayan," katanya.
Bobby mengatakan, kepling dan lurah melakukan jajaran Pemko Medan yang langsung berhubungan dengan masyarakat.
Bobby menegaskan tidak ada toleransi bagi oknum jajaran Pemko Medan yang melakukan pungli kepada masyarakat.
"Pasti kita berhentikan ini (Lurah Sidorame Timur), gak ada cerita yang minta-minta seperti ini," tegasnya.
Bobby mengatakan, pihaknya ke depan menargetkan di kelurahan akan dilakukan pengurusan perizinan.
Baca Juga: Bagaimana Rombongan WN India Bisa Masuk Indonesia?
"Akan kita targetkan kita limpahkan ke kelurahan, nanti ada target kalau tercapai ada rewardnya, kalau tidak tercapai ada punishment-nya," kata Bobby.
Siap menerima apapun konsekuensinya
Sementara itu, Lurah Sidorame Timur, Hermanto tetap membantah tuduhan jika melakukan pungli kepada masyarakat.
"Saya mendukung program Pak Wali untuk membuat Medan supaya lebih maju. Tapi kalau saya dituduhkan meminta uang kepada masyarakat, saya keberatan," katanya.
"Kalau saya meminta uang sama masyarakat gak mungkin saya bisa sampai 8 tahun jadi lurah," sambungnya.
Namun demikian, dirinya mengaku siap menerima apapun konsekuensinya.
Berita Terkait
-
Percepat Kebangkitan Ekonomi, Bobby Nasution Terus Benahi Kesawan City Walk
-
Wali Kota Bobby Nasution Akan Revisi Jam Operasional Kawasan Kesawan
-
Bobby Nasution Sebut Sinergi Jadi Kunci Kemajuan Kota Medan
-
Diduga Terlibat Pungli, Syahbandar Tanjunguban Diamankan Polisi
-
Ada Pungli di Pantai Losari, Pedagang : Covid-19 Kami Semakin Menjerit
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit