SuaraSumut.id - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melantik tujuh kepala daerah di Sumut. Pelantikan berlangsung di Aula HT Rizal Nurdin, rumah dinas Gubernur, Jalan Sudirman Medan, Senin (26/4/2021).
Edy mengingatkan agar kepala daerah tidak terlibat dalam persoalan hukum terutama kasus korupsi.
"Jangan bikin malu Sumatera Utara lagi!,” kata Edy, dilansir dari digtara.com--jaringan suara.com.
Edy mengatakan, saat ini Sumut posisi kedua kasus korupsi. Ia mengingatkan kepada seluruh pejabat tiga hal.
Pertama, jangan merugikan dan memperkaya orang lain. Kedua, jangan memperkaya diri, jangan mengambil suap dan jangan mengambil apapun yang bukan hak anda. Ketiga, jangan rugikan uang negara.
"Selain itu, silahkan Anda lakukan. Kalau salah bisa dianulir. Salah bisa dibenerin. Jangan bikin malu sumatera utara lagi. Ini yang perlu kita jaga bersama," ujarnya.
Edy meminta semua kepala daerah yang dilantik segera menyusun visi misi yang disampaikan saat Pilkada dan sesuaikan dengan RPJMD.
"Dalam waktu enam bulan, visi-misi yang disusun sesuai RPJMD harus dilaporkan ke Sekda Sumut untuk dikaji apakah cocok atau tidak. Mekanisme itu sesuai dengan undang-undang," ungkapnya.
Ia mengaku, selama ini banyak kepala daerah yang menyampaikan bahwa tidak ada bantuan dari gubernur atau provinsi.
Baca Juga: Sinopsis Film The Command, Kisah Nyata Tenggelamnya Kapal Selam Kursk Rusia
Ia menegaskan, manajemen pemerintahan tidak menganut top down, tetapi menganut button up. Artinya, bupati wali kota yang tahu kebutuhan di kabupaten atau kotanya harus mendata dan mengajukannya ke provinsi.
"Kordinasikan dengan dinas terkait di Provinsi. Butuh apa di daerah Anda, pertanian kordinasikan dengan Kepala dinas pertanian. peternakan, kordinasikan dengan Dinas Peternakan," kata Edy.
Sehingga ke depan tidak ada gubernur dan wakil gubernur seperti bagi-bagi roti.
"Asal dipotong-potong kayak kue ulang tahun itu terus dibagi-bagikan satu-satu tidak demikian. Anda tidak menyampaikan ke atas sesuai kebutuhaan geografis di daerah masing-masing maka provinsi tidak akan membagikan APBD nya ke daerah," tukasnya.
Adapun pasangan kepala daerah yang dilantik:
Bupati Simalungun: Radiapoh Hasiolan Sinaga
Wakil Bupati Simalungun: Zonni Waldy
Berita Terkait
-
Adik Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Meninggal Dunia
-
Gubsu Edy Rahmayadi Minta Pendampingan KPK: Jangan Hanya Dihardik, Tapi...
-
Kukuhkan Pengurus Aceh Sepakat, Ini Pesan Gubernur Edy Rahmayadi
-
Bertemu Gubernur Edy Rahmayadi, Ini yang Dibahas Ridwan Kamil
-
Panen Perdana di Food Estate Humbahas, Ini Harapan Gubernur Edy Rahmayadi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
DPM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Pertukangan Kayu-Pelatihan UMKM
-
Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap
-
Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Ternyata Mantan Istri Polisi, Apa Motifnya?