SuaraSumut.id - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi angkat bicara soal saling sindir antara Wali Kota Medan Bobby Nasution dan anggota DPR RI Muhammad Syafi'i atau Romo Safi'i. Edy menyarankan keduanya duduk satu meja membicarakan pembangunan.
"Tidak boleh berbicara di media sosial, tidak baik itu dan tidak pas. Lebih baik duduk satu meja, diskusi untuk membangun," kata Edy, Kamis (29/4/2021).
Edy mengatakan, pencopotan Kadis Kesehatan Kota Medan merupakan wewenang wali kota. Namun demikian, Edy mengingatkan Bobby tetap mau mendengarkan dan menerima masukan dari masyarakat.
"Itu wewenangnya (wali kota). Kepala dinas kesehatan Sumut itu wewenangnya gubernur. Karena gubernur, wali kota dan bupati adalah pejabat politik yang dipilih rakyat," ujarnya.
Sebelumnya, anggota Komisi III DPR RI Romo HR Muhammad Syafi'i, menyindir Wali Kota Medan Bobby Nasution.
Politisi Gerindra ini menyindir terkait dengan pencopotan Kadis Kesehatan Medan, Edwin Effendi.
Sindiran itu disampaikan Romo melalui akun Instagram @romo.syafii. Dilihat Selasa (27/4/2021), Romo menulis bahwa Bobby sudah ketularan kebiasaan berbohong.
"Ternyata Bobby sudah ketularan kebiasaan berbohong di awal masa jabatannya terkait dengan pencopotan Kadis Kesehatan Medan," tulis akun itu.
"Katanya telah mengingatkan berkali-kali Kadis soal Covid-19, padahal itu tidak dilakukannya apalagi dia baru saja menjabat sebagai Wali Kota Medan," tulisnya.
Baca Juga: Capai Rp95 M, Agus Hartono Diduga Tipu Sejumlah Orang Modus Beli Tanah
Romo juga mengungkapkan, sebelum Bobby menjabat Wali Kota, Medan berada pada zona orange dan sedang menuju zona hijau. Namun hal itu digagalkan oleh Bobby.
"Tetapi itu digagalkan Bobby dengan kerumunan masa kampanye Wali Kota Medan, kerumunan di Kesawan setiap malam tanpa Prokes," tulisnya.
Bobby pun membalas postingan Romo. Melalui akun Instagram @bobbynst, Bobby menyebut Kadis Kesehatan yang diberhentikan merupakan besan dari Romo.
"Saya tau pak Kadis Kesehatan yang saya berhentikan merupakan Besan dari bapak Romo, tapi ini sudah ada dasarnya dari inspektorat Kota Medan," tulis Bobby.
"Ini merupakan upaya saya untuk menekan penyebaran covid-19 dikota Medan melalui prangkat saya yang mau dan bisa bekerja sama. terima kasih bapak Romo yang terhormat," tulisnya.
Diketahui, Bobby Nasution mencopot Kadis Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi dari jabatannya. Pencopotan dilakukan terkait penanganan Covid-19.
Berita Terkait
-
Kembalikan Kejayaan Kesawan, Bobby Segera Bentuk Badan Pengelola
-
Menantu Jokowi, Bobby Copot Kadis Kesehatan, Politisi Gerindra Meradang
-
Gerindra Ungkit Kadis Dicopot, Bobby Nasution Beri Jawaban Menohok di IG
-
Politisi Gerindra-Bobby Nasution Saling Sindir soal Copot Kadis Kesehatan
-
Pecat Lurah Karena Pungli, Bobby Nasution Perkuat Reformasi Birokrasi
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak