SuaraSumut.id - Jumlah kasus kematian akibat Covid-19 di Sumatera Utara dinilai semakin memprihatinkan.
Hingga Senin (3/5/2021) totalnya mencapai 976 orang, setelah adanya satu pasien Covdi-19 meninggal dunia dalam 24 jam terakhir. Sementara total pasien terkonfirmasi 29.590 orang dan kasus sembuh 26.310 orang.
Badko HMI Sumut menilai, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi gagal dalam penanganan penyebaran Covid-19 di Sumut.
"Kegagalan ini terlihat hampir setiap hari nyawa warga Sumut melayang diduga karena Covid-19. Setiap hari korban yang meninggal akibat terpapar virus Corona bertambah satu hingga dua orang," kata Ketua Badko HMI Sumut, Alwi Hasbi Silalahi, dalam keterangannya, Selasa (4/5/2021).
Awli menilai, belum berhasilnya dikarenakan Edy banyak keluar dari jalur prihal penanganan Covid-19. Selain itu, Edy dinilai seakan tidak serius menekan angka penyebaran virus Corona.
"Kami menilai Gubsu Edy banyak keluar jalur dalam persoalan menangani Covid-19 ini. Harusnya Pak Edy jangan terlalu sibuk mengurus hal-hal yang tidak terlalu penting, misalnya soal Kumis Kepsek. Sementara bisa kita lihat, penanganan Covid-19 di Sumut ini masih rapot merah," ujarnya.
Hasbi meminta agar Edy serius menangani dan menekan penyebaran Covid-19 di Sumut. Jika tidak mampu, ia menyarankan Edy untuk meminta bantuan dari pemerintah pusat.
Berita Terkait
-
Berkurang Puluhan, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.423 Pasien Covid-19
-
Viral Wanita Mata-Mata Pria saat Isolasi Covid-19, Naksir tapi Tak Berkutik
-
Update Covid-19 Global: Deretan Negara yang Alami Lonjakan Kasus
-
Bill Gates Enggan Berbagi Teknologi Vaksin Covid-19 ke Negara Berkembang
-
Covid-19 India Melonjak, Ahli Sebut Kasus Sebenarnya Mungkin 10 Kali Lipat
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Seorang WN Malaysia Dideportasikan Imigrasi Belawan Gegara Langgar Izin Tinggal
-
6 Rahasia Make Up Fresh Saat Lebaran: Glowing Seharian, Natural dan Tahan Lama
-
Nekat Minum di Warung, 5 Pemuda Tak Puasa Diamankan di Aceh Barat, Terancam Sanksi Qanun Syariat
-
Disnaker Sumut Buka Posko Pengaduan THR 2026, Perusahaan Wajib Bayar Maksimal H-7 Lebaran
-
Pekan Ramadan 2026 Digelar di PRSU, Catat Tanggalnya