SuaraSumut.id - Para pekerja transportasi semakin terjepit seiring larangan mudik Idul Fitri 2021. Aturan yang diterbitkan Pemerintah itu berlaku pada 6 Mei-17 Mei 2021.
Mudik Lebaran yang seharusnya menjadi 'musim panen' bagi mereka berlalu begitu saja. Larangan mudik pun membuat sopir bus angkutan menjadi pengangguran.
Pasalnya, mereka yang menggantung hidupnya dari balik kemudi bus harus berutang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Salah seorang sopir bus Berlin Gultom mengatakan, untuk memenuhi dapur rumah tangganya saat ini ia harus kembali berutang.
"Kami untuk memenuhi kebutuhan hidup berutang kepada orang, kadang pun menjual barang yang ada di rumah," katanya, kepada digtara.com--jaringan suara.com, Rabu (5/5/2021).
Ia menyebut, hutang keluarga kepada orang lain saat tahun lalu belum tertutupi, dan ditahun ini harus terpaksa kembali berutang. Dikatakannya, larangan mudik yang ditetapkan oleh pemerintah membuat para sopir harus gigit jari.
"Disaat ini kita panen, dalam artian banyak penumpang. Tapi kita dilarang untuk beroperasional. Tahun lalu 3 bulan kami berhenti beroperasi. Nah tahun ini 2 minggu menjelang lebaran kami dilarang juga untuk beroperasi," keluhnya.
Para supir bus hanya dapat mengelus dada dan menerima kenyataan yang sedang dijalaninya. Bahkan, untuk menambah pengasilan sulit untuk dilakukan, karena hanya skil mengemudi yang mereka punya.
Berlin beserta sopir bus lainnya hanya berharap bantuan dari pemerintah untuk membantu kehidupannya sehari-hari.
Baca Juga: Ribuan Karyawan PT Pan Brothers Boyolali Demo Tolak THR Dicicil
"Kami sangat berharap bantuan sembako dari pemerintah. Kadang pun kami harus berhutang kepada orang lain," tukasnya.
Berita Terkait
-
Ratusan Petugas Jaga Pintu Keluar Masuk Bekasi saat Larangan Mudik 24 Jam
-
Kebijakan Larangan Mudik, Tol Layang MBZ Arah Cikampek Ditutup 6-17 Mei
-
Larangan Mudik Lebaran, di Solo SIKM Wajib dan Tidak Ada Batasan Usia
-
Serikat Pekerja Pelabuhan Kapal Malam Kendari Tolak Larangan Mudik
-
H-1 Larangan Mudik, Jalur Bandung-Garut Mulai Dilintasi Pemudik Motor
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern
-
Cara Memilih Powerbank yang Bagus dan Baik 2026, Jangan Asal Lihat Kapasitas!
-
Gerindra Klaim Polisi yang Tangkap Kadernya di Jatim Dimutasi karena Diduga Minta Uang
-
Komplotan Pencuri Motor Modus Tabrak Adik Ditangkap, Beraksi di 50 TKP Sumut
-
Suka Minum Kopi Pagi Hari? Jangan Lewatkan Segelas Air Putih