SuaraSumut.id - Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah menjadi berkah bagi pengusaha kue kering di Medan.
Setelah tahun 2020 sebelumnya mengalami penurunan omset akibat pandemi Covid-19, maka tahun ini usaha rumahan pembuatan kue kering mulai bangkit.
Seperti yang dialami Asmayani (46), salah seorang pengusaha kue kering di Jalan Merpati 2, Perumnas Mandala Medan.
Lebaran tahun ini dirinya kebanjiran pesanan kue kering. Bahkan, ia sudah menghentikan pesanan seminggu sebelum lebaran.
Baca Juga: Sungai Cileungsi Meluap, Wilayah Bojongkulur Bogor Terendam Banjir
"Alhamdulillah tahun ini (pesanan) meningkat, (tahun lalu) Covid-19 itu menurun 50 persen ini alhamdulilah naik lagi," katanya, kepada SuaraSumut.id, Kamis (6/5/2021).
Ia mengaku, pesanan kue sudah mengalir sejak sebelum memasuki Ramadan.
"Hingga mau lebaran ini terus ada order, closing order tanggal 7 ini," ujar Asmayanti.
Pesanan bukan hanya dari dalam kota Medan juga, tapi juga merambah hingga ke luar provinsi seperti Aceh, dan Gorontalo.
"Kue favorit Almond, Capuccino, Almond Mata, dan Nenas," ungkap Asmayanti.
Baca Juga: Link Live Streaming Arsenal vs Villarreal
Bukan tanpa sebab kue buatan Asmayanti bisa mendapat pesanan hingga luar kota. Resepnya, kualitas rasa menjadi utama.
"Kalau untuk rasa boleh dijamin, (kami) pakai bahan nomor satu," kata Asmayanti.
Pemasaran kue kering Asmayanti juga masih dijalankan secara konvensional, yakni dari mulut ke mulut. Per topples kue kering buatannya dijual sekitar Rp 35 ribu sampai dengan Rp 65 ribu.
"Sudah 100 kotak kartun lebih (terjual), 1 kotak isinya 12 toples kue. Untuk tepung terigu sudah menghabiskan 17 goni 25 kg," jelasnya.
Senada juga disampaikan salah seorang pembuat kue kering bernama Sylvi Maulida. Wanita yang juga berprofesi sebagai guru ini mengatakan juga mengalami peningkatan penjualan kue kering di tahun ini.
"Edisi (lebaran) tahun ini saya keluarkan Nastar Premium Taiwan, ini sudah tembus penjualan hingga 400 pieces," katanya.
Sylvi mengatakan, pembuatan kue kering sudah dilakukan sejak sebelum Ramadan.
"Minggu ini udah berhenti produksi, sudah istirahat. Pemesan ada yang lewat online, ada juga rekan-rekan kerja," pungkasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
6 Tips Menyimpan Kue Nastar Lebaran: Tahan Lama dan Tidak Berjamur
-
Perlu Dibatasi, Ketahui 5 Kue Kering Lebaran yang Paling Tinggi Kalori
-
Jokowi Berburu Takjil di Kota Medan, Netizen: Aura Presiden Tak Kunjung Hilang
-
Seret Nama Bobby Nasution, KPK Tetap Usut Kasus Blok Medan usai AGK Meninggal di Tahanan
-
Daftar Lokasi Penitipan Kendaraan di Medan saat Mudik Lebaran 2025 yang Terpercaya
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Remaja Asal Aceh Hanyut Mandi Sungai Saat Mudik ke Langkat, Ditemukan Tewas
-
Matahari Thamrin Plaza Medan Resmi Tutup, Akhiri Perjalanan Puluhan Tahun
-
Aceh Diguncang 46 Kali Gempa Susulan
-
Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Sumut Turun 68 Persen
-
Bobby Nasution Imbau Warga Berhati-hati saat Berwisata: yang Punya Anak, Diperhatikan, Dijaga