SuaraSumut.id - Selama Operasi Ketupat Toba 2025, angka kecelakaan lalu lintas di Sumatera Utara (Sumut) dilaporkan turun hingga 68 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.
Hal ini merupakan hasil dari upaya yang dilakukan pihak kepolisian untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran 2025.
Demikian dikatakan oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumut, Kombes Pol Firman Darmansyah, dalam keterangannya, Rabu (2/4/2025).
"Selama enam hari pelaksanaan operasi mengalami penurunan signifikan sebesar 68,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024," katanya.
Data yang disampaikan menunjukkan perbedaan antara tahun 2024 dan 2025. Pada tahun 2024, tercatat 101 kejadian kecelakaan lalu lintas. Rinciannya 27 orang meninggal dunia, 42 luka berat, dan 115 luka ringan.
Sementara pada Operasi Ketupat Toba 2025, angka tersebut turun menjadi 32 kejadian kecelakaan. Rinciannya enam orang meninggal dunia, 19 luka berat, dan 31 luka ringan.
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada pengendara agar mematuhi rambu lalu lintas, persiapkan fisik diri agar kondisi fit dan kendaraan yang baik.
Kemudian, beristirahat di pos pelayanan yang sudah disiapkan di sepanjang jalan lintas arus mudik, atau tempat lainnya agar tidak memaksakan diri dalam berkendara.
"Dengan pengamanan itu, diharapkan pemudik sampai ke tempat tujuan dengan selamat agar bisa merayakan Lebaran bersama keluarga," ucapnya.
Utamakan Keselamatan di Jalan Raya
Sementara itu, Kapolda Sumut, Irjen Whisnu Hermawan Februanto mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan di jalan raya.
"Kami mengingatkan masyarakat yang akan kembali ke daerah asal serta yang berwisata seperti ke Danau Toba dan Berastagi agar tetap berhati-hati selama perjalanan. Utamakan keselamatan, patuhi aturan lalu lintas, dan pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum bepergian," ujar Whisnu.
Untuk memastikan kelancaran arus balik dan perjalanan wisata, Polda Sumut terus memaksimalkan kehadiran personel di lapangan, khususnya di titik-titik rawan kepadatan dan kecelakaan.
Antisipasi terhadap potensi bencana alam seperti banjir juga menjadi perhatian utama dalam pengamanan tersebut.
"Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran lalu lintas untuk terus mengoptimalkan pelayanan di jalur-jalur utama. Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas, kami juga bersiaga terhadap kemungkinan bencana alam yang dapat mengganggu perjalanan masyarakat," ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Rekayasa Lalu Lintas Bakal Diberlakukan di Kota Tua Mulai Akhir Januari, Cek Jadwalnya!
-
Jakarta Tambah 40 e-TLE Handheld Presisi, Polisi Perluas Penindakan Digital di Jalan Raya
-
Ada Proyek Pipa PAM Jaya, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin di R.A. KartiniFatmawati Mulai Besok
-
Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Rasuna Said Dimulai, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
-
Sering Disebut Saat Razia Ternyata Ini Arti Tilang dan Asal Usul Istilahnya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana