SuaraSumut.id - Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Tiar Prasetya menjelaskan bahwa gempa di Nias Barat dan Kepulauan Mentawai berhubungan. Gempa ini merupakan pergerakan lempeng.
“Yang pasti hubungannya memang itu pergerakan lempeng. Indonesia itu dinamis ya. Punya tingkat seismisitas yang sangat tinggi. Jadi kapan pun, bisa terjadi gempa,” kata Tiar dalam konferensi pers yang disiarkan akun Youtube BMKG, Jumat (15/5/2021).
Mengutip Digtara.com -- jaringan Suara.com, Tiar menjelaskan, gempa dari pergerakan lempeng tidak harus seperti efek domino. Gempa bisa terjadi tiba-tiba.
“Tidak harus seperti efek domino, jadi misal di Mentawai gempa, bisa juga tiba-tiba terjadi gempa di Sulawesi Utara,” ujarnya.
Tidak ada Kerusakan
Sebelumnya dilaporkan gempa melanda Nias Barat yang dirasakan oleh sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.
Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu memastikan akibat gempa tidak menimbulkan kerusakan di daerah itu.
“Memang warga tadi sempat panik ketika terjadi gempa, tetapi situasi sudah aman saat ini dan tidak ada terjadi kerusakan,” kata Khenoki Waruwu seperti dilansir Antara.
Khenoki juga telah memberikan imbauan agar masyarakat Nias Barat tidak panik dan merasa resah.
Baca Juga: BMKG Ralat Gempa Nias Barat Jadi Magnitudo 6,7
Namun masyarakat tetap diminta waspada dan segera ke luar rumah apabila terjadi gempa susulan untuk berjaga-jaga.
“Kita sudah imbau masyarakat agar tidak panik, tetapi tetap waspada dan situasi kini aman dan terkendali,” ujarnya.
Sebelumnya, gempa bermagnitudo 7,2 dan dimuktahirkan menjadi 6,9 mengguncang Kepulauan Nias sekitar pukul 13.33 WIB.
Sesuai dengan keterangan BMKG Gunungsitoli, pusat gempa 141 kilometer barat daya Kabupaten Nias Barat dengan kedalaman 19 kilometer.
Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan gempa susulan kembali terjadi pukul 16.16 WIB dengan magnitudo 5,3 di 156 kilometer barat daya Nias Barat dengan kedalaman 11 kilometer.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Detik-detik Tabrakan Kereta Api dengan Truk hingga Terbelah Dua di Sergai
-
Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Suami
-
Jadwal SIM Keliling Medan Terbaru, Catat Lokasi, dan Jam Operasional
-
Kualanamu Perluas Konektivitas melalui Rute Baru Wings Air ke Mandailing Natal
-
Anak Anggota DPRD Medan Ikut Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan, Belum Ditahan