Suhardiman
Kamis, 17 September 2026 | 15:15 WIB
Tangkapan layar viral video dugaan penipuan jual beli emas modus segitiga. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Dua warga terlibat adu mulut akibat penipuan jual beli emas senilai Rp25 juta di Medan pada Senin, 14 September 2026.
  • Pelaku menggunakan modus transaksi segitiga melalui marketplace yang mengakibatkan korban kehilangan uang dan emas.
  • Polsek Sunggal menindaklanjuti video viral tersebut, dan kedua pihak yang berselisih sepakat berdamai secara kekeluargaan.

SuaraSumut.id - Viral video yang menampilkan dua warga terlibat adu mulut soal jual beli emas di kawasan Kampung Lalang, Medan Sunggal, Kota Medan.

Dilihat dari unggahan akun instagram @ramadanie_ tampak adu mulut keduanya menarik perhatian warga sekitar maupun pengendara yang melintas.

Salah satu pihak mengaku kehilangan emas yang diklaim senilai Rp25 juta. Sementara pihak lain mengaku kehilangan uang Rp22 juta.

"Kenak penipuan segitiga jual mas antam 25 juta, COD di tukang mas pinggir jalan kampung lalang," tulis pemilik akun.

Dalam video terlihat seorang pria tampak berteriak kebingungan setelah menyadari telah menjadi korban penipuan.

"Tolong-tolong aku," teriak pria itu meminta tolong warga sekitar.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Wanter Simanungkalit mengatakan, pihaknya telah turun menindaklanjuti informasi terkait video viral dugaan penipuan segitiga jual beli emas.

"Yang satu sudah transfer uang, yang satu lagi emasnya juga hilang," kata Wanter, Kamis (17/9/2026).

Kanit menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Senin (14/9/2026). Saat itu, penjual emas antam melakukan penjualan melalui marketplace.

"Dia jual emas di marketplace. Dikendalikan lah dia dari dalam. Yang satu transfer lah uang itu sama pihak ke tiga. Setelah mereka ketemu, uang enggak nyampe. Si pemilik emas, emasnya hilang," katanya.

Wanter menjelaskan kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk mengakhiri persoalan ini secara kekeluargaan.

"Keduanya sudah berdamai," tukasnya.

Kontributor : M. Aribowo

Load More