"Saat ini adalah masa peralihan sehingga kami ingin mengisi ruang-ruang kosong agar peralihan ini diketahui oleh mahasiswa yang lain yang sekarang ini sedang mencari jati diri. Kita sudah sepakat, kita akan terus melakukan pendidikan politik ke adik-adik kampus. Makanya kita disini ada juga strukturnya koordinator perguruan tinggi. Tentunya itu yang muda-muda yang memiliki mobilitas kampusnya lebih tinggi," paparnya.
Sahat mengungkapkan, bersama rekan-rekannya mereka hanya ingin menjaga agar arah perjuangan tidak melenceng. Bahwa gerakan moral 98 itu harus dititpkan ke yang muda-muda. Apalagi, saat ini rata-rata usia mereka sudah diatas 45 tahun.
"Sebetulnya kami juga capek, kami juga lelah. Tapi kami tidak bisa diam. Supaya masyarakat tau bahwa oligarki ini tidak boleh hidup berlama-lama di Indonesia. Agar kita semua sama-sama membentuk barisan mempertahankan Indonesia. Kemudian kita menjaga keutuhan negara ini. Maka dari itu kami akan melawan, sampai kapan pun kami akan melawan," tegasnya.
"Tapi sekaligus kita ingin memperingatkan pemerintah bahwa reformasi belum selesai. Keadilan sosial, keadilan politik dan keadilan ekonomi harus kita perjuangkan bukan kita tunggu jatuh dari langit," tukas Sahat.
Kontributor: Budi Warsito
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
Review Rapika: Pelicin Pakaian Untuk Memudahkan Aktivitas Menyetrika
-
IOH Pulihkan 800 BTS Terdampak Bencana Aceh, Pastikan Masyarakat Tetap Terhubung hingga Lebaran
-
Curhat ke Prabowo, Bocah Nias yang Sempat Viral Minta Jembatan Tagih MBG dan Bermimpi Jadi Dokter
-
Prabowo: Pemerintah Tidak Akan Biarkan Rakyat di Desa Terpencil Kesulitan
-
7 Daerah di Indonesia dengan Korban PHK Terbanyak Januari 2026, Sumatera Utara Termasuk?