SuaraSumut.id - Polisi menggerebek layanan tes antigen di kawasan Lapangan Merdeka, depan Kantor Pos Medan, Rabu (26/5/2021) malam.
Penggerebekan dilakukan karena lokasi itu diduga tidak berizin. Petugas mengamankan sejumlah barang yang ada di lokasi.
Wakasatreskrim Polrestabes Medan, AKP Rafles Langgak Putra Marpaung mengaku, penggerebekan kali ini menindaklanjuti dari penggerebekan yang dilakukan pada Selasa (25/5/2021).
"Lokasi penggerebekan juga berada di sekitaran Lapangan Merdeka Medan. Diduga tanpa izin. Setelah kami cek mereka hanya mengantongi kerjasama dengan dinas Pariwisata," kata Rafles.
Selain itu, kata Rafles, lokasi itu juga diduga tidak mengelola limbah medis dengan baik. Selain itu, kata Rafles, limbah medis tidak diproses sesuai dengan prosedur yang berlaku.
"Sehingga itulah yang kami amankan terkait limbah medis. Juga sample-sample dari peralatan yang mereka gunakan untuk test Covid-19," ujarnya.
Refles menyebut, pihaknya memeriksa saksi yang ada di lokasi. Pihaknya meminta keterangan dari operator dan perawat di lokasi.
"Sementara dokternya tidak ada. Sekitar 4 orang diperiksa," tukasnya.
Kontributor : Muhlis
Baca Juga: Fabio Paratici Resmi Tinggalkan Juventus, Nasib Pirlo Segera Ditentukan
Berita Terkait
-
Layanan Rapid Test di Medan Digerebek, Satgas: Kita Gak Pernah Tahu dari Mana Izinnya!
-
Warga Kota Cirebon Bisa Rapid Test Antigen Gratis di Puskesmas
-
Polisi Gerebek Layanan Rapid Test di Lapangan Merdeka Medan
-
Dugaan Pungli Rapid Test Antigen di Sambas Terus Diusut Polisi
-
Tanggapi Isu Pungli, Harisson Pastikan Rapid Test Antigen di Dinkes Gratis
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Anggota DPRD Medan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan
-
Kick Off Gerakan Seniman Masuk Sekolah 2026 Dimulai di Danau Toba
-
Indosat Catat Pertumbuhan Double Digit, Percepat Transformasi Berbasis AI
-
Aceh Barat Larang LPG 3 Kg untuk Dapur MBG-Usaha Katering, Penyalur Terancam Sanksi
-
Imigrasi Sumut Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan