Scroll untuk membaca artikel
Suhardiman
Jum'at, 28 Mei 2021 | 11:54 WIB
Tangkapan layar aksi perampokan di Jalan Asrama/ Gaperta Medan. [Ist]

Tetangga korban Boru Nababan mengatakan ketika perampokan terjadi situasi tidak terbilang sepi, ada sejumlah pengendara lain, dan warga sekitar. Namun malang bagi korban, tidak ada yang menolongnya.

"Mungkin karena takut gak ada yang berani menolongnya. Yang bawa dia ke rumah sakit ojek online," kata Boru Nababan.

Ia , korban dirampok ketika baru saja mengantar istrinya pergi bekerja di salah satu pusat perbelanjaan modern di kawasan Ringroad Medan.

Informasi yang dihimpun, aksi perampokan ini terekam kamera CCTV yang terpasang di sekitar lokasi. Dalam tayangan kamera CCTV terlihat korban sedang mengendarai sepeda motor, berhenti di persimpangan lampu merah.

Baca Juga: 4 Penampilan Baru Iis Dahlia Usai Potong Rambut, Jadi Mirip Anak Gadis!

Pelaku terlihat berjalan seorang diri di pinggir jalan, lalu menghampiri korban dari arah belakang, dan mengeluarkan sebilah pisau. Sejurus kemudian pelaku yang mengenakan topi ini langsung menghujamkan pisau secara membabi buta ke tubuh korban.

Takut nyawanya terancam, korban lalu meninggalkan sepeda motornya terjatuh, lari ke tepi jalan. Pelaku langsung mengangkat kendaraan milik korban, dan kabur tancap gas.

Atas kejadian ini, personel Polsek Medan Helvetia terus melakukan penyelidikan untuk meringkus pelaku begal sadis tersebut.

Kontributor : M. Aribowo

Baca Juga: Aset Bank BRI Tumbuh Selama Tiga Bulan Pertama Tahun Ini

Load More