SuaraSumut.id - Tulang biasanya menjadi bagian tak terpakai atau sering dibuang dari tubuh hewan. Namun, berbeda dengan tulang sotong yang kebanyakan dimanfaatkan untuk pakan burung.
Beberapa tahun terakhir tulang sotong memiliki nilai ekonomis dan menjadi salah satu primadona untuk komoditas ekspor.
Hal itu diungkap oleh Riki Santri Kurniawan (24) warga Dusun Belimbing, Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.
Riki merupakan eksportir tulang sotong ke Tiongkok. Aktivitas ini sudah dilakukannya beberapa kali sejak pandemi Covid-19.
"Biasanya kirim lipan, cuma karena pandemi beralih ke tulang sotong susai permintaan buyer disana. Untuk saat ini permintaan tulang sotong yang paling banyak itu dari Tiongkok. Negera lain belum ada minta," Riki kepada SuaraSumut.id, Minggu (13/6/2021).
Dalam waktu dekat, ia akan melakukan pengiriman tulang sotong untuk ke tujuh kalinya. Ia sudah menyiapkan 7,5 ton tulang sotong untuk di ekspor ke Tiongkok.
Riki mengatakan, tulang sotong didapat dari beberapa pabrik. Yang mana sebenarnya tulang sotong ini adalah limbah dari parik pengolahan ikan filet.
"Ada lima pabrik, kita ambil dari wilayah Sumut aja. Kalau prosesnya kita disini mengeringkan aja. Terima dari pabrik kan dalam kondisi beku," ujar Riki.
Tulang Sotong lalu dijemur selama empat atau lima hari baru disortir.
Baca Juga: Innalillahi, Pengasuh Ponpes Sidogiri Pasuruan KH Nawawi Abdul Jalil Dikabarkan Wafat
"Disortir sesuai size permintaan buyer, baru kita packing baru dikirim. Klasifikasinya harus bersih, putih gak boleh ada jamur atau hitam-hitam itu gak boleh," terangnya.
"Kalau ada yang hitam-hitam dibersihkan menggunakan sikat gigi. Ukuran paling kecil kita terima 5 cm, paling besar bisa mencapai 25 cm," imbuh Riki.
Harga Bahan Tulang Sotong Melambung Tinggi
Tingginya permintaan tulang sotong di Tiongkok membuat harga yang sebelumnya dianggap limbah dari pabrik meningkat.
Biasanya harga bahan baku dibeli Rp 25 ribu untuk ukuran tulang sotong 25 cm ke atas. Saat ini, harga per kilo tulang sotong melabung cukup tinggi.
"Saat ini harga tulang sotong 25 cm keatas sudah mencapai Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu per kg. Awalnya tulang sotong ini harganya murah, tapi sekarang tinggi harganya," papar Riki.
Tag
Berita Terkait
-
Perajin Rotan di Perbatasan RI-Malaysia Curhat Sulit Tembus Pasar Ekspor
-
Program Pelatihan Ekspor LPEI Dorong Keberhasilan Ekspor UMKM
-
Millenial Smartfarming di Bali Cetak Petani Berkapasitas Ekspor
-
Biaya Kontainer Melejit 300 Persen, Produk Ekspor Mebel DIY Menumpuk di Gudang
-
Jokowi Bangga Indonesia Bisa Ekspor Kereta ke Bangladesh dan Filipina
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan