SuaraSumut.id - Perkelahian berdarah terjadi di Desa Siwalawa, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Kamis (17/6/2021) kemarin.
Akibat duel maut menggunakan senjata tajam membuat seorang pria berinisial SS (36) tewas dengan kondisi luka tusukan di sekujur tubuhnya.
Sedangkan pelaku S alias D (43) telah diamankan personel Satreskrim Polres Nias Selatan dan kini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat pelaku berada di kebun karet tak jauh dari rumahnya. Tak lama berselang korban datang membawa sebilah parang.
Duel maut antara kedua lelaki itu pun tak terelakan. Hingga akhirnya, korban SS jatuh terkapar bersimbah darah akibat luka tusukan parang. Warga yang melihat kejadian berdarah ini, selanjutnya melaporkannya ke pihak berwajib.
Personel Polres Nias Selatan yang mendapat informasi ini seketika turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan kemudian mengamankan pelaku yang merupakan lawan tarung korban.
"Iya sudah diamankan, lebih lengkapnya ke kantor saja ya," kata Kasatreskrim Polres Nias Selatan AKP Iskandar Ginting, kepada SuaraSumut.id, Jumat (18/6/2021) siang.
Sementara itu, Humas Polres Nias Selatan Briptu Reza Ariansyah dikonfirmasi mengenai motif kejadian ini menambahkan pihaknya masih mendalami kasus ini.
"Masih dalam penyelidikan," tukasnya.
Baca Juga: WHO Ingatkan Anak Muda untuk Sadar Bahaya Polusi Udara
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Pelaku Pembunuhan Sadis Anak dan Istri di Kutim Minta Waktu ke Polisi untuk Mengingat
-
Terduga Otak Pembunuhan dan Pembakar Mayat di Maros Ditangkap
-
Rencanakan Pembunuhan, Pelaku Pembunuh Bidan di Cianjur Terancam Hukuman Seumur Hidup
-
Pembunuhan Sadis di Kutim, Istri Luka Berat di Kepala Hingga Ayunan Anak Dibanjiri Darah
-
Kasus Pembunuhan Pada Anak, Bagaimana Pandangan Psikologi Forensik?
Pilihan
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
Terkini
-
TNI AL Gagalkan Dugaan Pencurian Avtur Bandara Kualanamu di Deli Serdang
-
26 Penerbangan Kualanamu-Jakarta Batal Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
Lima Parpol di DPRD Sepakati Wacana Memakzulkan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu
-
Gunung Sinabung Siaga, 650 Warga Karo Mengungsi
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO