"Belanda datang melalui Siak, daerah Riau," ungkapnya.
Belanda masuk dari Siak, karena Aceh pada waktu itu belum bisa ditaklukkan. Di masa Belanda perekonomian berkembang pesat melalui perkebunan, terutama kebun tembakau yang mencapai kegemilangannya. Disini, tembakau tumbuh dengan subur.
"Makanya Kota Medan logonya tembakau, karena memang dari dulu simbol kota, termasuk juga PSMS Medan. Sekarang sudah hilang, jadi istilah deli penghasil tembakau tinggal nama, tinggal logo," tutur Rizky.
Kota Medan Majemuk, Miniatur Indonesia
Memasuki zaman kemerdekaan Republik Indonesia, mulai tahun 1945 hingga sekarang, perekonomian Kota Medan semakin maju lebih pesat dari sebelumnya.
"Tetap perdagangan diutamakan, sektor industri, UKM. Pertanian hilang," ucapnya.
Di usia yang ke-431 tahun, kota Medan menjadi kota modern, terbesar di Indonesia. Kota yang dulunya rawa-rawa, kini berubah menjadi kota metropolitan, dengan gedung-gedung tinggi di pusat kota. Kota Medan menjadi rumah bagi 2,5 juta jiwa dari berbagai suku yang majemuk.
Berbagai etnis mulai Aceh, Karo, Jawa, Batak, Mandailing, Minangkabau, Melayu, Tionghoa, Tamil dan lainnya, hidup berdampingan dengan rukun di kota yang memiliki luas total 265,10 km2.
"Itu harus kita akui Sumatera Utara, Kota Medan itu miniaturnya Indonesia. Jangan dirusak kemajemukan karena itu salah satu kebanggaan kita," pungkasnya.
Baca Juga: Gara-gara Terpapar Covid-19, Pria Ini Hanya Bisa Melihat Pemakaman Ibunya dari Ponsel
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Gaya Kahiyang Ayu Dilantik Jadi Bunda Literasi Kota Medan, Pakai Sepatu Jutaan
-
Lantik Pejabat Eselon II dan III, Begini Pesan Bobby Nasution
-
Bobby Nasution Revisi Perwal soal Batas Usia Penerima Dana Jasa Pelayan Masyarakat
-
Cerita Vito Sinaga dan Ivana, Konten Kreator Medan yang Bangkit saat Pandemi Covid-19
-
Bangun Taman Medan Berkah, Bobby Nasution Ajak BUMN Peduli Sungai
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Tumbangkan Banda Aceh, SKO Riau Wakili Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Bubur Cirebon Tembus Taipei, Kisah Tati Purwanti Bertumbuh Bersama BRI
-
Mazda Hadirkan The All-New CX-5 Kuro Edition di Medan
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Strombolian, Status Level III Masih Berlaku
-
Brigadir Iman Dijatuhi Demosi 5 Tahun, Eks Istri Tewas karena Luka Tembak