SuaraSumut.id - Seorang mahasiswa berinisial OL menjalani wisuda di Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, pada Rabu (30/6/2021).
Ia mendapat pengawalan dari petugas Polsek Maulafa, Polres Kupang Kota. OL merupakan tersangka kasus penganiayan terdahap CT.
OL tampak berfoto dengan keluarga dan juga dengan polisi yang mengawalnya. Kasus itu terjadi sekitar November 2020. Namun, OL baru ditangkap pada 28 Mei 2021.
Kapolsek Maulafa, AKP Jerry Puling membenarkan jika salah satu tahanan diantar ke kampusnya melakukan wisuda.
"Dia tersangka kasus pengeroyokan tapi juga masih mempunyai masa depan," katanya, dilansir dari digtara.com--jaringan suara.com, Jumat (2/7/2021).
Ia mengatakan, tersangka sudah mengikuti pendidikan belajar sampai beberapa tahun. Untuk itu, pihak kepolisian mengantar dan menjaga sampai prosesi wisuda selesai dengan didampingi orangtuanya.
Setelah prosesi wisuda dan foto bersama OL tak bisa bercengkrama lagi dengan keluarga di rumah. Ia langsung dibawa kembali ke tahanan untuk mengikuti proses hukum.
Berita Terkait
-
Kasus Penganiayaan, Anggota DPRD Dharmasraya Segera Disidang
-
Kasus Dugaan Penganiayaan Karyawati di Malang, Polisi Amankan Bos Kelab Malam
-
Polisi Amankan 2 Pelaku Penganiayaan Satu Keluarga di Deli Serdang
-
DPO Kasus Penganiayaan di Rumah Sakit Sumut Ditembak Polisi
-
Karyawati Korban Penganiayaan Bos Kelab Malam Kota Malang Didampingi 11 Pengacara
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Alwi Hasbi Silalahi: Pemko Medan Harus Total Beri Jaminan Keamanan di Rakernas Apeksi
-
Dandim Buka Suara soal Video Viral Dugaan TNI Curi 16 Lembu, Sebut Sengketa Sipil
-
Modus Pura-pura Check-in Hotel, Komplotan Curanmor Gasak Motor CRF di Parkiran
-
Pabrik Sepatu Yumeida di Deliserdang Ludes 80 Persen, Damkar 3 Kota Turun Tangan
-
Eks Aktivis Reformasi 98 Dukung Prabowo, Minta Koruptor MBG Dihukum Seumur Hidup